Sumsel

Herman Deru Beri Lampu Hijau, Jalan Kolonel Atmo Segera Jadi Kawasan Pedestrian

Maman Suparman | 6 Januari 2026, 20:00 WIB
Herman Deru Beri Lampu Hijau, Jalan Kolonel Atmo Segera Jadi Kawasan Pedestrian

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi memberikan lampu hijau kepada Pemerintah Kota Palembang untuk menyulap Jalan Kolonel Atmo menjadi kawasan pedestrian setiap akhir pekan (weekend).

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyatakan telah menerima surat permohonan resmi dari Wali Kota Palembang terkait rencana pengalihan fungsi jalan tersebut. Mengingat status Jalan Kolonel Atmo merupakan aset milik pemerintah provinsi, izin tersebut menjadi kunci utama eksekusi proyek di lapangan.

"Wali Kota sudah berkirim surat kepada saya. Selama tujuannya untuk kenyamanan, kebahagiaan warga, serta mampu mendongkrak ekonomi, tentu saya izinkan," ujar Herman Deru saat ditemui di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (6/1/2026)

Herman Deru menilai, langkah Pemkot Palembang ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan saat ini. Di tengah pesatnya pembangunan Kota Palembang, penyediaan ruang publik yang aman dan nyaman menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Debit Sungai Musi di Palembang Naik Signifikan Tembus 4,61 Meter

Program ini diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat rekreasi atau olahraga ringan bagi warga, tetapi juga menjadi magnet baru bagi sektor ekonomi kreatif dan pelaku UMKM lokal.

"Pemerintah Provinsi pada prinsipnya mendukung kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Kita ingin kualitas hidup warga meningkat melalui ketersediaan fasilitas publik yang memadai," tambahnya.

Meski telah mengantongi izin penggunaan aset provinsi, Gubernur mengungkapkan bahwa koordinasi antara Pemkot dan Pemprov tidak berhenti di sana. Ia menyebut Wali Kota Palembang juga mengajukan permohonan dukungan terkait pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut agar hasilnya maksimal.

"Langkah Wali Kota sudah tepat secara prosedur karena ini jalan provinsi. Namun, selain meminta persetujuan, wali kota juga meminta dukungan untuk pembangunan di wilayah itu," ungkap Deru.

Rencana penataan ini nantinya akan mengubah wajah Jalan Kolonel Atmo yang biasanya padat kendaraan menjadi zona bebas kendaraan bermotor (car free zone) pada waktu-waktu tertentu di akhir pekan.

Transformasi ini diharapkan dapat menyamai kesuksesan kawasan pedestrian di kota-kota besar lain, di mana integrasi antara ruang terbuka hijau, kenyamanan pejalan kaki, dan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia