Herman Deru Tegaskan Pengamanan Nataru di Sumsel Tak Boleh Kendor Meski Ada Ancaman Bencana

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan agar seluruh jajaran terkait tidak mengendurkan kesiapan pelayanan dan pengamanan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, meski wilayah Sumsel tengah dihadapkan pada potensi bencana alam.
“Keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama. Kita ingin seluruh masyarakat dapat merayakan dengan aman dan tenang,” ujar Herman Deru, Sabtu (20/12/2025)
Herman Deru meminta pengamanan tidak hanya difokuskan pada wilayah daratan, tetapi juga perairan. Menurutnya, mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, baik di jalan raya maupun jalur sungai.
“Pengawasan di wilayah perairan juga harus diperkuat untuk mengantisipasi potensi kecelakaan dan gangguan keselamatan,” tegasnya.
Baca Juga: Danantara Indonesia dan BP BUMN Kerahkan 1.066 Relawan untuk Penanganan Bencana di Sumatera
Selain aspek keamanan, Herman Deru turut menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung menjelang puncak arus libur Nataru.
Ia meminta instansi terkait memastikan kondisi jalan tol, bandara, hingga pelabuhan dalam keadaan siap digunakan. Sejumlah ruas jalan tol yang mengalami kerusakan diminta segera diperbaiki guna mencegah kemacetan dan kecelakaan.
Pemerintah Provinsi Sumsel juga memastikan kesiapan layanan dasar. PLN diminta menjamin pasokan listrik tetap stabil, terutama di rumah ibadah, sementara Pertamina diminta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak selama periode libur akhir tahun.
Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat melanda wilayah Sumsel selama periode Nataru.
Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi pada 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
“Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin kencang, sehingga diperlukan kesiapsiagaan dari seluruh pemerintah daerah,” ujar Siswanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








