RS Ernaldi Bahar Tangani Pasien Adiksi Gadget, Siapkan Dokter Spesialis Subspesialisasi Kejiwaan

AKURAT.CO SUMSEL Fenomena gangguan jiwa yang diakibatkan oleh kecanduan gadget pada anak dan remaja di Palembang menjadi sorotan serius.
Rumah Sakit Ernaldi Bahar (RSEB) Palembang mengonfirmasi bahwa mereka telah menangani sejumlah kasus yang terkait erat dengan penggunaan teknologi berlebihan, mulai dari kecanduan game online hingga game taruhan online, dalam dua tahun terakhir.
Meskipun jumlah pasien per tahun masih terbilang sedikit, Kepala Instalasi Humas dan Layanan Pengaduan RSEB, Iwan Andhiyanto, menekankan bahwa tren ini sangat mengkhawatirkan dan perlu perhatian mendalam dari masyarakat, terutama orang tua.
“Berdasarkan data yang ada, sekitar dua tahun terakhir kami sudah menerima beberapa pasien dengan kecanduan gadget, baik itu game maupun permainan online taruhan,” kata Iwan pada Rabu (26/11/2025).
Iwan Andhiyanto menceritakan salah satu kasus yang paling memprihatinkan yang pernah ditangani RSEB.
Kasus tersebut melibatkan seorang siswa SMP berusia sekitar 11 hingga 15 tahun. Siswa tersebut menunjukkan perilaku anarkis dan agresif ketika ponselnya (HP) diambil oleh orang tuanya.
Kondisi gangguan perilaku yang parah tersebut memaksa pasien harus menjalani perawatan inap di rumah sakit.
Tidak hanya kasus pada siswa laki-laki, RSEB juga menerima pasien perempuan usia SMP dengan kondisi kecanduan gadget serupa beberapa bulan lalu.
“Ini hal yang cukup mengkhawatirkan juga bahwa di Palembang, khususnya anak-anak usia sekolah, sudah banyak yang mengalami gangguan jiwa terkait teknologi, penggunaan HP, game online, dan permainan taruhan online. Sangat memprihatinkan sebenarnya,” tambah Iwan.
Baca Juga: Pelaku Perampokan Pengusaha Kemplang di Palembang Sempat Minta Uang Sambil Todongkan Senjata
Merespons peningkatan kasus gangguan perilaku akibat teknologi ini, RS Ernaldi Bahar telah menyiapkan fasilitas dan tenaga ahli khusus. Rumah sakit tersebut kini memiliki dokter spesialis kejiwaan dengan subspesialisasi adiksi, yaitu dr. Mulia Liansari, Sp.KJ, yang fokus menangani pasien dengan gangguan kecanduan.
Iwan berharap, dengan adanya fasilitas dan dokter spesialis adiksi, masyarakat tidak ragu mencari pertolongan medis.
Ia juga mengimbau agar orang tua lebih waspada terhadap tanda-tanda gangguan perilaku pada anak akibat penggunaan gadget yang berlebihan dan segera mengambil tindakan sebelum kondisinya memburuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2BMKG Ungkap Penyebab Hujan di Palembang Hari Ini
- 3Harga Emas Perhiasan Palembang Bergerak Naik Hari Ini, Tertinggi Rp13,9 Juta per Suku
- 45 Zodiak dengan Ramalan Menarik Akhir Pekan Ini, Cek Peruntunganmu
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 65 Ramalan Zodiak Senin 26 Oktober 2026, Cek Peruntungan Cinta hingga Karier
- 7Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 8Palembang Diguyur, Warga Bersyukur di Tengah Kabut Asap
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









