Sumsel

Geger di Palembang, Ular Sanca 3 Meter Nongkrong di Pohon Pisang Warga

Maman Suparman | 13 September 2025, 16:20 WIB
Geger di Palembang, Ular Sanca 3 Meter Nongkrong di Pohon Pisang Warga

AKURAT.CO SUMSEL Warga Jalan Majapahit 9, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular sanca berukuran besar di atas pohon pisang, Sabtu (13/9/2025) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu sontak membuat warga panik. Mereka langsung menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang untuk melakukan evakuasi.

“Informasinya ada lebih dari satu ekor, tapi yang berhasil diamankan baru satu. Untuk yang lain, kami belum tahu ke mana arahnya,” kata Andi, Kepala Regu Damkar Kota Palembang, usai melakukan penangkapan.

Menurut Andi, ular sanca sepanjang sekitar 3 meter itu sempat menyulitkan petugas karena berada di ketinggian. Namun setelah beberapa menit, ular berhasil diturunkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Setelah ditangkap, ular ini akan dilepasliarkan kembali ke habitat yang lebih aman agar tidak mengganggu warga,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Ribu UMKM di Sumsel Belum Punya NIB, Begini Respon Wakil Gubernur

Sementara itu, Yani (28), pemilik rumah yang pertama kali melihat keberadaan ular, mengaku kaget saat mendengar suara ayam peliharaannya ribut. Ia sempat mengira ada monyet, namun ternyata seekor ular besar melilit di pohon pisang.

“Pas dilihat ternyata ular sanca. Saya langsung panik dan cepat-cepat hubungi Damkar,” ungkap Yani.

Ia menambahkan, ini adalah pertama kalinya ular berukuran besar muncul di sekitar lingkungannya.

Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama karena banyak anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.

“Kami khawatir kalau sampai ada ular lain yang masih berkeliaran. Mudah-mudahan segera aman,” tambahnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia