Sumsel

Banjir OKU Timur Rendam 1.359 Rumah, Air Mulai Surut di Sejumlah Desa

Maman Suparman | 10 Januari 2026, 14:54 WIB
Banjir OKU Timur Rendam 1.359 Rumah, Air Mulai Surut di Sejumlah Desa

AKURAT.CO SUMSEL Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, merendam ribuan rumah warga di empat kecamatan.

Meski sempat meluas, kondisi banjir kini dilaporkan mulai berangsur surut di beberapa wilayah terdampak.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel per Jumat (9/1/2026), sebanyak 1.359 rumah di 23 desa terdampak banjir akibat luapan sungai yang dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Kalaksa BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana melalui Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyebut wilayah terdampak meliputi Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. Dari keempat wilayah tersebut, Kecamatan Belitang II tercatat sebagai daerah dengan jumlah rumah terendam paling banyak.

Baca Juga: Disdik Palembang Soroti Distribusi MBG, 114 SD Masih Masuk Daftar Tunggu

“Luapan air sungai terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi. Saat ini sebagian wilayah sudah mulai surut, meskipun masih ada genangan di beberapa desa,” kata Sudirman.

Seiring surutnya air, BPBD bersama pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, seperti bahan pangan, air bersih, dan perlengkapan darurat.

BPBD Sumsel juga terus melakukan pemantauan kondisi lapangan untuk mengantisipasi potensi hujan susulan yang dapat kembali memicu kenaikan debit air sungai. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan pihak terkait agar distribusi bantuan berjalan lancar dan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi,” ujarnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia