321 WNA Kasus Judi Online Dipindah ke Tiga Lokasi, Polisi Telusuri Dugaan Pelanggaran Visa

AKURAT.CO SUMSEL - Ratusan warga negara asing (WNA) yang ditangkap dalam penggerebekan markas judi online (judol) dipindahkan pihak kepolisian di tiga tempat berbeda.
Sebelumnya ratusan WNA tersebut berhasil diamankan di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Pemindahan ini dilakukan guna melakukan pemeriksaan lanjutan terkait dokumen keimigrasian.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, sebanyak 321 WNA tersebut dipindahkan pada Minggu (10/5/2026).
"Dilakukan pemindahan terhadap 321 WNA ke beberapa lokasi pemeriksaan keimigrasian untuk proses lebih lanjut," ujar Trunoyudo dalam keterangannya, dikutip dari akurat co.
Mereka dibagi ke tiga lokasi pemeriksaan berbeda. Tercatat, sebanyak 150 orang ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) dan sebanyak 150 orang lainnya dibawa ke Direktorat Imigrasi Pusat. Sedangkan 21 orang lain menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mendalami kemungkinan pelanggaran izin tinggal maupun dokumen perjalanan para pelaku.
Diketahui sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek lokasi yang diduga menjadi pusat operasional judi online di sebuah gedung perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Aparat menangkap 321 WNA yang diduga terlibat langsung dalam aktivitas perjudian daring. Mereka diamankan saat sedang menjalankan operasional situs judi online.
"Para pelaku ditangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam arti para pelaku sedang melakukan operasional ataupun kegiatan daripada judi online. Dari para pelaku yang berhasil kita amankan, jumlahnya mencapai 321 orang," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Wira Satya Triputra, pada Sabtu (9/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa mayoritas WNA masuk ke Indonesia memakai visa wisata. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, diketahui izin tinggal mereka telah melewati masa berlaku.
Para WNA yang diamankan berasal dari berbagai negara, dengan jumlah terbanyak berasal dari Vietnam sebanyak 228 orang. Sisanya adalah sebanyak 57 warga China, 13 warga Myanmar, 11 warga Laos, lima warga Thailand, tiga warga Malaysia, dan tiga warga Kamboja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





