Sumsel

Geger! Tunawisma Ditemukan Tewas dalam Rumah Kosong di Ilir Timur III Palembang

Maman Suparman | 10 Januari 2026, 17:00 WIB
Geger! Tunawisma Ditemukan Tewas dalam Rumah Kosong di Ilir Timur III Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Warga di sekitar Jalan M. Isa, Lorong Srikandi, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III, Palembang mendadak gempar pada Sabtu pagi (10/1/2026).

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan terbujur kaku di dalam sebuah kamar rumah yang tidak berpenghuni.

Jenazah pria yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 08.05 WIB dalam posisi terlentang.

Saksi mata di lokasi kejadian, Rizki Aprianto (22), menceritakan bahwa dirinya tidak sengaja melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam ruangan tersebut. Menyadari hal itu, ia segera melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian.

"Begitu melihat korban dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa, saya langsung hubungi Pak RT dan warga. Tak lama polisi datang ke lokasi untuk mengevakuasi," ujar Rizki saat memberikan keterangan.

Baca Juga: Tergiur Kredit Mobil, Warga Palembang Kehilangan Rp199 Juta Diduga Ditipu Calo

Korban diketahui memiliki ciri-ciri rambut putih, kulit sawo matang, perawakan sedang, dan terakhir mengenakan celana training berwarna ungu.

Warga mengenal korban sebagai seorang tunawisma yang kerap terlihat di sekitar kawasan tersebut, namun tidak ada yang mengetahui identitas aslinya secara pasti.

Mendapat laporan warga, tim identifikasi dari Polrestabes Palembang segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian dan mengevakuasi jasad korban.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan melalui Kanit Identifikasi AKP Agus Wijaya, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani prosedur visum.

"Kami sudah mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar atau visum awal, tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap AKP Agus Wijaya.

Pihak kepolisian menduga kuat pria malang tersebut meninggal dunia karena faktor kesehatan atau sakit. Hal ini didukung dengan tidak adanya barang-barang mencurigakan atau bekas penganiayaan di lokasi penemuan.

"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Saat ini jenazah masih disemayamkan di kamar jenazah RS Bhayangkara sambil menunggu kemungkinan adanya pihak keluarga yang mengenali ciri-ciri korban," pungkasnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia