Bocoran Draf Kesepakatan Damai AS Iran: Teheran Ditawari Kendali Selat Hormuz, Amerika Kalah?

AKURAT.CO SUMSEL - Beredar kembali bocoran draf kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran di tengah kemurkaan Donald Trump terhadap Teheran karena membantah sedang bernegoisasi dengan AS.
Draf kesepakatan damai yang digagas Iran dan Oman dikabarkan memuat salah satu konsesi terbesar sepanjang sejarah konflik yakni memberikan otoritas penuh kepada Teheran untuk mengontrol lalu lintas kapal yang memasuki kawasan Teluk melalui Selat Hormuz .
Bocoran kesepakatan ini memicu kegemparan geopolitik global.
Pasalnya jika disahkan, hasil perang yang diinisiasi AS dan Israel sejak Februari lalu justru akan berbalik menguntungkan Teheran dan mengubah peta kekuatan kawasan secara mendasar.
Baca Juga: Nasib Dokter Penghina Pasien BPJS di Ujung Tanduk, Sanksi Teguran hingga Pencabutan STR Menanti
Menurut sumber seorang pejabat senior Iran, draf perjanjian yang di ambang penyelesaian tersebut mengatur bahwa jalur pelayaran kapal dagang baik yang masuk maupun keluar Teluk akan diarahkan melewati wilayah laut teritorial Iran.
Sebelum perang pecah, Selat Hormuz adalah jalur internasional yang bebas diakses tanpa biaya.
Selain kendali navigasi, masalah tarif lintas kapal kini juga menjadi titik krusial perdebatan.
Dimana Iran menuntut pungutan sebesar 5% hingga 7% dari nilai kargo kapal.
Sedangkan Oman mengusulkan kompromi tarif di kisaran 3% dengan syarat pengawasan sukarela dari negara-negara Teluk.
Di sisi lain Amerika Serikat menolak keras pungutan biaya apa pun (zero fee) serta menentang penguasaan tunggal Iran atas rute energi terpenting dunia tersebut.
Baca Juga: Cara Lihat Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Lengkap dengan Link Live Streaming
Presiden Amerika itu saat ini juga sedang di ambang dilema.
Trump yang di awal masa perang menyerukan "penyerahan diri tanpa syarat" dari Iran kini berada di bawah tekanan politik domestik yang hebat menjelang pemilu sela (midterm elections) November mendatang.
Hasil jajak pendapat menunjukkan mayoritas pemilih AS menentang kelanjutan perang ini dengan rasio dua banding satu.
Baca Juga: Kapan Bansos Agustus 2026 Cair? Berikut Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Status Penerima
Saat berbicara di Las Vegas, Trump juga mengisyaratkan pergeseran sikap ke arah diplomasi.
"Saya lebih suka membuat kesepakatan karena saya tidak ingin membunuh orang. Saya tidak ingin membunuh orang, meskipun pada satu titik kita harus melakukannya," ujar Trump.
Kendati Trump mengklaim kesepakatan sudah sangat dekat, para diplomat menyadari bahwa negosiasi teknis terkait detail pengawasan dan tarif di Selat Hormuz masih menyisakan kerawanan yang bisa menggagalkan proses perdamaian sewaktu-waktu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








