Sumsel

Boleh YOLO, Asal Tak Boncos! Ini 5 Cara Menikmati Hidup Tanpa Menguras Tabungan

Kurnia | 24 September 2026, 10:00 WIB
Boleh YOLO, Asal Tak Boncos! Ini 5 Cara Menikmati Hidup Tanpa Menguras Tabungan

AKURAT.CO SUMSEL Istilah You Only Live Once atau YOLO kerap dikaitkan dengan menikmati hidup dan mencoba berbagai pengalaman baru.

Gaya hidup ini membuat seseorang lebih berani menggunakan waktu dan uang untuk melakukan hal-hal yang disukai, mulai dari traveling, kulineran hingga mencoba hobi baru.

Namun, menerapkan gaya hidup YOLO bukan berarti harus menghabiskan tabungan demi mendapatkan kesenangan sesaat.

Jika tidak dikendalikan, kebiasaan mengikuti keinginan tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan justru dapat membuat pengeluaran membengkak dan tabungan terkuras.

Karena itu, diperlukan strategi agar tetap bisa menikmati hidup sekaligus menjaga kondisi finansial.

Berikut 5 cara menjalani gaya hidup YOLO tanpa menguras tabungan.

1. Tentukan Anggaran untuk Bersenang-senang

Menikmati hidup tetap membutuhkan batasan, terutama jika kondisi keuangan harus dijaga.

Salah satu caranya dengan menyediakan anggaran khusus untuk hiburan atau aktivitas yang diinginkan.

Baca Juga: Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019

Misalnya, tentukan sejumlah uang setiap bulan untuk traveling, makan di restoran, menonton konser atau menjalankan hobi.

Dengan begitu, pengeluaran untuk bersenang-senang tidak mengambil dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan utama.

2. Bedakan Keinginan dan Kebutuhan

Tidak semua hal yang ingin dilakukan harus langsung diwujudkan.

Sebelum mengeluarkan uang, coba tanyakan kembali apakah sesuatu tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya muncul karena mengikuti tren.

Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi pembelian impulsif.

Menikmati hidup tetap bisa dilakukan tanpa harus membeli setiap barang atau mengikuti semua aktivitas yang sedang populer.

3. Sisihkan Tabungan Sebelum Menghabiskan Uang

Menabung sebaiknya dilakukan setelah menerima penghasilan, bukan menunggu uang tersisa di akhir bulan.

Tetapkan jumlah tertentu yang langsung dipindahkan ke rekening tabungan atau dana darurat.

Setelah kebutuhan utama dan tabungan terpenuhi, uang yang tersisa dapat digunakan untuk hiburan sesuai anggaran.

Metode ini membuat seseorang tetap memiliki ruang untuk menikmati hidup tanpa mengorbankan persiapan finansial.

4. Cari Pengalaman yang Tidak Selalu Mahal

Menjalani gaya hidup YOLO tidak selalu identik dengan mengeluarkan banyak uang.

Ada banyak cara mendapatkan pengalaman baru dengan biaya lebih terjangkau.

Misalnya, menjelajahi tempat wisata lokal, mencoba kegiatan gratis, memasak bersama teman, mengikuti komunitas atau melakukan perjalanan singkat dengan anggaran terbatas.

Yang terpenting adalah pengalaman yang didapat, bukan seberapa besar uang yang dikeluarkan.

5. Jangan Berutang demi Gaya Hidup

Hal yang perlu dihindari ketika menerapkan gaya hidup YOLO adalah menggunakan utang untuk membiayai keinginan.

Membeli barang atau melakukan perjalanan dengan uang yang sebenarnya belum dimiliki dapat memberikan kesenangan sementara, tetapi berpotensi menimbulkan beban setelahnya.

Jika belum memiliki dana yang cukup, lebih baik menunda dan mengumpulkan uang terlebih dahulu.

Dengan begitu, pengalaman yang dinikmati tidak meninggalkan masalah keuangan di kemudian hari.

YOLO Tetap Bisa Dilakukan dengan Bijak

Gaya hidup YOLO pada dasarnya bukan alasan untuk menghabiskan seluruh penghasilan.

Menikmati waktu, mencoba pengalaman baru dan melakukan hal-hal yang disukai tetap dapat dilakukan dengan perencanaan keuangan yang tepat.

Kuncinya adalah menentukan prioritas, membuat batas pengeluaran dan tetap menyisihkan uang untuk kebutuhan masa depan.

Baca Juga: Infinix Xbook 14 Neo Rilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 7,9 Juta

Dengan cara tersebut, menikmati hidup hari ini tetap bisa berjalan tanpa membuat kondisi keuangan berantakan di kemudian hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia