Suhu Bumi Naik dalam 10 Tahun Terakhir, Pakar Ingatkan Ancaman Es Kutub Mencair hingga Cuaca Ekstrem

AKURAT. CO SUMSEL - Pemanasan global dalam satu dekade terakhir menunjukkan adanya peningkatan signifikan.
Hal itu menandai bahwa perubahan iklim tidak lagi berlangsung secara perlahan, melainkan semakin cepat dari waktu ke waktu.
Dalam 10 tahun terakhir, kecepatan kenaikan suhu global tercatat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode 1970-an.
Seiring dengan percepatan tersebut, suhu rata-rata Bumi juga telah meningkat sekitar 0,35 derajat Celsius dalam periode terbaru.
Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi berbagai negara di dunia, mengingat perubahan yang terjadi tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kehidupan manusia secara luas.
Lantas, apa saja dampak yang mungkin terjadi pada Bumi akibat meningkatnya laju pemanasan global ini?
Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Sabtu 4 April 2926: Ada Film Terbaru The Super Mario Galaxy Movie
Dampak Kenaikan Suhu Global
Pakar klimatologi dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Emilya Nurjani menyebutkan beberapa dampak kenaikan suhu secara global sebagai berikut:
Baca Juga: Bandar Sabu Palembang Meninggal Dunia Saat Melarikan Diri, Empat Tersangka Diamankan
1. Mencairnya Es di Kutub Utara
Kondisi tersebut memicu kenaikan volume air laut, yang pada akhirnya dapat mengurangi ketinggian wilayah dataran rendah.
2. Meningkatnya Potensi Bencana
Baca Juga: DPRD Bengkulu Dukung Kebijakan Herman Deru, Angkutan Batubara Dialihkan ke Jalur Khusus
Suhu yang lebih tinggi menyebabkan penguapan meningkat, sehingga peluang terjadinya hujan pun semakin besar.
Jika suhu udara makin tinggi menyebabkan suhu muka laut semakin tinggi, maka bentuk lainnya adalah siklon yang akan sering terjadi hingga memicu terjadinya banjir, angin kencang, dan lain-lain.
3. Kekeringan
Baca Juga: Peserta KB Aktif di Sumsel Tembus 906 Ribu, Metode Suntik Paling Dominan
Suhu yang terus meningkat dapat memicu kekeringan, sekaligus memperbesar potensi terjadinya angin kencang yang dapat membawa beragam kerusakan, seperti pohon tumbang.
Tak hanya itu, peningkatan suhu yang memicu musim kemarau lebih cepat dan lebih kering juga berdampak pada sektor pangan. Kondisi ini dapat menyulitkan petani, terutama dalam menentukan pola tanam.
Penyebab Peningkatan Suhu Global
Baca Juga: Sedang Menyusui, IRT di Palembang Diduga Diintip Pria yang Lakukan Aksi Tak Senonoh
Menurut Emilya, peningkatan suhu Bumi dipicu oleh pemanasan global, yang salah satunya disebabkan oleh aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil yang meningkatkan emisi gas rumah kaca.
Akibatnya, radiasi matahari yang mencapai Bumi lebih banyak diserap daripada dipantulkan kembali ke atmosfer. Peningkatan suhu ini turut mempercepat proses evaporasi dan transpirasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu




