Sumsel

Lamborghini Fenomeno Resmi Meluncur, Hanya 29 Unit dengan Tenaga 1.065 HP

Maman Suparman | 18 Agustus 2025, 14:00 WIB
Lamborghini Fenomeno Resmi Meluncur, Hanya 29 Unit dengan Tenaga 1.065 HP

AKURAT.CO SUMSEL Lamborghini kembali mengguncang dunia otomotif dengan memperkenalkan model terbaru mereka, Lamborghini Fenomeno, menjelang ajang eksklusif Monterey Car Week akhir pekan ini.

Supercar ini langsung menjadi sorotan karena disebut sebagai salah satu edisi paling langka dalam sejarah Lamborghini, dengan produksi terbatas hanya 29 unit di seluruh dunia.

Lamborghini Fenomeno dikembangkan dari basis Lamborghini Revuelto yang mengusung mesin V12 hybrid. Namun, pabrikan asal Italia tersebut melakukan revisi besar pada desainnya.

Mobil ini tampil lebih agresif dengan lampu depan tajam, kap mesin berlubang ber-ventilasi besar, bumper eksklusif, hingga splitter dengan aksen garis khas.

Di sisi samping, Fenomeno dilengkapi lubang udara besar di belakang pintu, sementara bagian buritan menghadirkan sentuhan futuristis berupa penutup mesin serat karbon, lampu belakang LED berbentuk Y, serta empat knalpot di posisi tengah.

Baca Juga: Siap Kembali ke Rutinitas? 4 Hal Ini Wajib Disiapkan Setelah Libur Panjang

Mesin V12 6,5 liter naturally aspirated milik Revuelto mendapat penyetelan ulang hingga menghasilkan 833 hp, meningkat dari 814 hp pada versi standar.

Selain itu, baterai lithium-ion baru berkapasitas 7 kWh membuat tenaga gabungan Fenomeno melonjak menjadi 1.065 hp, atau lebih tinggi 64 hp dibanding Revuelto.

Dengan tenaga tersebut, Lamborghini Fenomeno mampu melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam 2,4 detik, dengan kecepatan puncak 350 km/jam.

Setiap unit Lamborghini Fenomeno dibanderol sekitar €3 juta atau setara Rp58 miliar. Dengan banderol fantastis dan jumlah produksi terbatas, mobil ini dipastikan menjadi koleksi eksklusif bagi para kolektor supercar dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia