Sumsel

Ojol Palembang Jadi Korban Begal Saat Aplikasi Offline, Motor Dibawa Kabur di Bawah Ancaman Pisau

Maman Suparman | 27 Januari 2026, 16:30 WIB
Ojol Palembang Jadi Korban Begal Saat Aplikasi Offline, Motor Dibawa Kabur di Bawah Ancaman Pisau

AKURAT.CO SUMSEL Nasib apes dialami Idris Mufakkar (28), seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Palembang. Niat mencari nafkah justru berujung petaka setelah dirinya menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal sepeda motor, disertai ancaman senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Jalan Malaka II, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Akibat kejadian itu, satu unit sepeda motor milik korban raib dibawa kabur pelaku.

Tak terima motornya hilang, Idris yang merupakan warga Jalan Musi 6, Kecamatan Ilir Barat I, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Selasa (27/1/2026) siang. Ia datang didampingi orang tuanya untuk melaporkan kejadian tersebut dan berharap pelaku segera ditangkap.

Idris menuturkan, kejadian bermula saat dirinya melintas di sekitar lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal menghentikannya dan meminta diantar ke suatu alamat di Jalan Malaka II.

Baca Juga: Tiga Hari Hilang Terseret Arus Sungai Empat Lawang, Remaja Pemain Angklung Ditemukan Tewas

“Saya berhenti karena dia minta tolong diantar. Saat itu aplikasi sedang offline, jadi saya tidak curiga,” ujar Idris kepada petugas.

Namun, di tengah perjalanan, situasi berubah mencekam. Pelaku mendadak mengeluarkan sebilah pisau dan mengarahkannya ke perut korban, sambil mengancam agar Idris turun dan meninggalkan sepeda motornya.

“Saya takut kalau pisau itu benar-benar digunakan. Jadi saya turun, lalu dia langsung kabur membawa motor saya,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Idris kehilangan sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi BG 6753 AFI, yang selama ini menjadi sumber penghidupannya sebagai pengemudi ojol.

“Semoga dengan laporan ini, pelaku bisa segera ditangkap dan motor saya kembali,” harapnya.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan terkait kasus pencurian dengan kekerasan tersebut. Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui Pamapta SPKT Ipda Tamia Rahmadhany, menyatakan laporan korban telah diterima.

“Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang,” ujarnya singkat. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia