Sumsel

Jari Kelingking Ayah di Palembang Nyaris Putus, Diduga Dijepit Anak Sendiri Karena Tak Diberi Uang untuk Narkoba

Maman Suparman | 5 November 2025, 16:59 WIB
Jari Kelingking Ayah di Palembang Nyaris Putus, Diduga Dijepit Anak Sendiri Karena Tak Diberi Uang untuk Narkoba

AKURAT.CO SUMSEL Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali menggemparkan Palembang.

Seorang ayah lanjut usia, Fachruddin Jamal (79), harus dilarikan ke rumah sakit setelah jari kelingkingnya nyaris putus akibat dijepit oleh anak kandungnya sendiri, KY (44).

Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah korban di kawasan Jalan Sepakat Kengen Permai, Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepada petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Fachruddin menceritakan, kejadian bermula ketika pelaku meminta uang kepada dirinya. Namun karena tidak diberi, pelaku justru mengamuk dan mengusir kedua orang tuanya dari rumah.

“Gegara minta uang, tidak saya kasih. Lalu dia marah dan mengusir kami keluar. Bahkan dia menjepit jari saya di pintu sampai hampir putus,” ujar Fachruddin dengan suara lirih, Rabu (5/11/2025).

Tak hanya itu, pelaku juga disebut sempat memukul dada ayahnya hingga menimbulkan rasa sakit.

Baca Juga: Kondisi Siswi SDN 150 Palembang Sudah Membaik Usai Dapatkan Perawatan Intensif

Korban yang merupakan pensiunan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) ini mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari anak bungsunya tersebut.

“Dia sering marah-marah kalau tidak dituruti kemauannya. Biasanya minta uang untuk beli sabu. Tapi kali ini saya memang tidak punya,” tambahnya.

Akibat luka parah di jari kelingking, korban langsung mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Palembang. Menurut dokter, jari korban harus menjalani tindakan operasi karena hampir terputus akibat benturan keras di pintu.

Fachruddin kini memilih tidak pulang ke rumah karena takut terhadap perlakuan anaknya. Ia berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan memberi keadilan bagi dirinya dan istrinya.

“Saya sudah tidak sanggup lagi. Saya ingin anak saya bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujarnya penuh harap.

Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim,” tegasnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia