Sumsel

Siswi SMP di Palembang Nyaris Diculik, Pelaku Bersenjata Suntikan Gagal Setelah Korban Melawan

Maman Suparman | 31 Oktober 2025, 16:43 WIB
Siswi SMP di Palembang Nyaris Diculik, Pelaku Bersenjata Suntikan Gagal Setelah Korban Melawan

AKURAT.CO SUMSEL Seorang siswi SMP Negeri 30 Palembang berinisial ES (12) nyaris menjadi korban penculikan saat hendak berangkat ke sekolah, Jumat (31/10/2025) pagi. Beruntung, keberanian korban melawan membuat upaya para pelaku gagal total.

Kapolsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, Kompol Dedi Ardiansyah, membenarkan adanya peristiwa percobaan penculikan tersebut. Menurutnya, kasus ini tengah dalam penyelidikan aparat.

“Benar, ada percobaan penculikan terhadap seorang siswi. Kami sudah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan,” ujar Kompol Dedi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat siang.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Panjaitan, Lorong Pegagan, Kecamatan SU II Palembang, sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban sedang berjalan menuju sekolahnya.

Baca Juga: Bantu Saudara Malah Rugi, Warga Palembang Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan

Menurut keterangan korban, tiga pria tak dikenal tiba-tiba menghadangnya. Dua pelaku mengendarai mobil, sementara satu lainnya datang menggunakan sepeda motor.

“Salah satu pelaku yang turun dari mobil mencoba membujuk korban untuk ikut. Namun saat korban menolak, pelaku lain yang berada di depan sempat mengacungkan alat suntik dan berusaha menyuntik korban,” kata Dedi.

Korban yang panik langsung berontak. Dalam pergulatan singkat, alat suntik itu terjatuh. Salah satu pelaku sempat memukul bahu korban menggunakan kayu, namun ES tetap melawan.

Dengan cepat, korban menginjak kaki pelaku hingga pegangan tangannya terlepas. Ia kemudian berlari sekuat tenaga menuju sekolah dan meminta pertolongan.

Setelah kejadian itu, para pelaku langsung kabur menggunakan mobil ke arah luar Jalan Dipanjaitan. Polisi kini tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas para pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan kini mendapat pendampingan dari keluarga serta pihak sekolah.

“Yang terpenting saat ini, kondisi korban sudah aman. Kami imbau masyarakat, terutama orang tua, agar lebih waspada saat anak berangkat atau pulang sekolah,” tegas Kompol Dedi. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia