Sumsel

Ngeri! Ibu-ibu di Palembang Jadi Korban Begal Saat Hendak ke Pasar, Motor Raib Setelah Ditendang Pelaku

Maman Suparman | 26 September 2025, 17:00 WIB
 Ngeri! Ibu-ibu di Palembang Jadi Korban Begal Saat Hendak ke Pasar, Motor Raib Setelah Ditendang Pelaku

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Palembang. Kali ini, seorang ibu rumah tangga, Ade Suleskah (32), menjadi korban begal saat hendak berbelanja ke Pasar Induk Jakabaring pada Jumat (26/9/2025) dini hari, sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban, yang merupakan warga Banyuasin, melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Palembang pada pagi hari, berharap pelaku segera ditangkap.

Ade Suleskah menuturkan, saat melintas di Jalan Seniman Amri Yahya, tepatnya di Simpang Dekranasda, dua pelaku yang mengendarai satu sepeda motor tiba-tiba memepetnya dari sebelah kanan.

"Saya sempat kaget pak. Ada pelaku berjumlah dua orang mengunakan motor langsung memepetnya," ungkap Ade yang masih terlihat trauma.

Baca Juga: Target Pajak Naik, Realisasi Baru 70 Persenm, Bapenda Sumsel Optimistis

Dalam kondisi panik, salah satu pelaku langsung bertindak brutal dengan menendang korban hingga Ade terjatuh dari sepeda motornya.

Setelah korban tak berdaya, pelaku dengan cepat merampas motor Honda Beat BG 6207 JBQ miliknya dan langsung kabur.

Beruntung, ada warga yang melintas di lokasi dan segera melarikan korban ke rumah sakit.

Akibat kejadian ini, Ade mengalami luka lebam dan lecet di sekujur tubuhnya, serta kehilangan sepeda motor senilai belasan juta rupiah.

Laporan terkait pencurian dengan kekerasan ini telah diterima oleh Ka SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah.

"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang unit Pidum untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia