Sumsel

Korban Tertancap Anak Panah Saat Tawuran, Polisi: Bukan Salah Sasaran, Tapi Ikut Terlibat

Maman Suparman | 5 Juni 2025, 21:00 WIB
Korban Tertancap Anak Panah Saat Tawuran, Polisi: Bukan Salah Sasaran, Tapi Ikut Terlibat

AKURAT.CO SUMSEL Kasus pemuda yang terluka akibat tertancap anak panah dalam insiden tawuran di Palembang terus bergulir. Awalnya disebut sebagai korban salah sasaran, namun pernyataan berbeda disampaikan oleh aparat kepolisian.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, menegaskan bahwa korban sebenarnya merupakan salah satu pemuda yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut, bukan korban salah sasaran.

“Saya pastikan itu bukan korban salah sasaran, melainkan pemuda yang turut ikut dalam tawuran,” ujar Kombes Harryo di Mapolrestabes Palembang, Kamis (5/6/2025).

Ia menjelaskan, keterangan tersebut berdasarkan pengakuan korban sendiri kepada ibunya.

“Anaknya mengaku kepada ibunya bahwa dia tidak sedang membeli makanan, melainkan ikut tawuran,” lanjutnya.

Saat ditanya mengenai status hukum korban, Kombes Harryo menyebut bahwa saat ini korban masih berstatus sebagai korban.

Baca Juga: Salah Sasaran Tawuran, Pemuda di Palembang Tertancap Anak Panah di Pipi

“Hingga kini masih berstatus korban. Tapi jika nanti didapati kembali ikut tawuran, apalagi membawa senjata tajam, tentu akan kami proses hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, AKP Heri, menyampaikan keterangan berbeda. Ia menyebut korban sebagai korban salah sasaran dalam tawuran yang terjadi tidak jauh dari rumahnya.

“Benar, kami mendapat laporan adanya korban tertancap anak panah di RSUD Bari. Dari hasil keterangan awal, korban bukan pelaku tawuran, melainkan terkena imbas saat berada di sekitar lokasi,” ujar AKP Heri saat dikonfirmasi di RSUD Bari Palembang, Kamis pagi (5/6/2025).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban disebut tengah berjalan bersama temannya untuk mencari makanan. Namun, mereka dikejar oleh sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran.

“Saat berlari menyelamatkan diri, korban tiba-tiba merasakan ada benda asing tertancap di pipinya. Setelah dicek, ternyata sebuah anak panah menancap cukup dalam,” jelas AKP Heri.

Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bari Palembang dan dijadwalkan menjalani operasi hari ini (5/6/2025) untuk mengangkat anak panah yang masih tertancap di pipi kanannya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia