Sumsel

Diduga Sakit Mendadak, Seorang Tukang Becak Meninggal Dunia Saat Bawa Penumpang

Deni Hermawan | 17 April 2024, 15:00 WIB
Diduga Sakit Mendadak, Seorang Tukang Becak Meninggal Dunia Saat Bawa Penumpang


AKURAT.CO SUMSEL Warga Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang dihebohkan seorang pria yang sebagai berprofesi sebagai tukang becak ditemukan meninggal dunia.

Mayat tersebut ditemukan sudah tergeletak terbaring tidur di TKP, Rabu (17/4/2024) pagi.

Korban yakni bernama, Kenedi (60) warga Lorong Murni, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Saksi mata, Susi mengatakan kejadian bermula korban sedang mengayun becaknya dengan membawa dua orang penumpang.

Kemudian, di TKP korban langsung terjatuh dari becaknya dan penumpangnya pun merasa ketakutan dan berlari.

"Saat korban terjatuh itu, penumpangnya ketakutan dan berlari. Warga disini yang melihat korban sudah terkapar di tengah jalan dan langsung menepikannya di pinggir jalan. Namun diperiksa korban sudah meninggal dunia," kata Susi.

Dia menambahkan, korban terjatuh dari becak gayuh dan meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Ditangkap, Motif Dendam Kesal Tidak Dibayar Gaji

"Kami tidak tahu dengan nama korban, karena tidak ada identitas yang dibawanya. Tidak lama baru datang anaknya dan mayat korban langsung dibawa oleh mobil polisi," ujar Susi.

Pihak kepolisian dari unit Identifikasi, piket Reskrim dan SPKT Polrestabes Palembang serta Polsek Seberang Ulu I langsung ke TKP.

Selanjutnya, korban langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang. Guna melakukan olah TKP.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah melalui Kanit Identifikasi Iptu Agus Wijaya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Ini murni penyebab yang korban seorang sebagai berprofesi tukang becak meninggal dunia diduga sakit mendadak," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto