Sumsel

Remaja di Palembang Jadi Korban Penipuan Teman, Modus Tawarkan Pekerjaan Palsu di Kilang Minyak, 32 Orang Jadi Korban

Deni Hermawan | 12 Januari 2024, 19:07 WIB
Remaja di Palembang Jadi Korban Penipuan Teman, Modus Tawarkan Pekerjaan Palsu di Kilang Minyak, 32 Orang Jadi Korban

AKURAT.CO SUMSEL Seorang remaja, M Riansyah (23), menjadi korban penipuan oleh temannya sendiri, berinisial Gi, yang mengaku bisa memasukkan pekerjaan. 

Peristiwa penipuan pekerjaan ini terjadi rumah korban, di Jalan Abi Kusno Cokro Wiyoso Kertapati Palembang, pada Kamis (23/11/2023).

Korban mengungkapkan, bahwa terlapor, Gi, datang ke rumahnya dan menawarkan sebuah pekerjaan di proyek revitalisasi kilang Pertamina Balikpapan. 

Terlapor mengiming-imingi dirinya, bisa masuk lebih mudah jika membayar sejumlah uang.

"Saya diiming-imingi agar mudah masuk bekerja dan harus membayar sejumlah uang," ujar Riansyah, Jum'at (12/1/2024). 

Tergiur dengan tawaran pekerjaan, Riansyah mentransfer uang sebesar Rp 1.750.000 yang diminta oleh terlapor, untuk alasan administrasi dan pelicinnya. 

Namun, setelah uang ditransfer, Riansyah malah tidak pernah bekerja di kilang minyak tersebut.

Riansyah kemudian mencari informasi dan mengetahui bahwa terlapor sudah tidak bekerja lagi di tempat tersebut. 

Ternyata, tidak hanya dirinya yang menjadi korban penipuan, teman-temannya yang lain juga, ada yang ditipu oleh terlapor.

"Teman saya, Fariz yang menawarkan pekerjaan itu. Total sekitar 32 orang menjadi korban, dan total kerugian seluruhnya mencapai kurang lebih Rp 50 juta. Kami berharap terlapor bisa ditangkap setelah membuat laporan ini," ungkap Riansyah.

Laporan korban telah diterima oleh anggota SPKT Polrestabes Palembang dan diserahkan ke unit Reskrim untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Kasus ini melibatkan tindak pidana penipuan atau perbuatan curang sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 379a. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A