Sumsel

Harga Emas Perhiasan Palembang Melonjak Tajam, Hari Ini Tembus Rp10,5 Juta per Suku

St Shofia Munawaroh | 22 Juli 2025, 16:11 WIB
Harga Emas Perhiasan Palembang Melonjak Tajam, Hari Ini Tembus Rp10,5 Juta per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang terpantau naik terus dalam beberapa hari terakhir. 

Kenaikan berkisar antara Rp50 hingga Rp100 ribu setiap harinya.

Hari ini, Selasa (22/7/2025) harga emas perhiasan Palembang ada di angka Rp10,5 juta per suku atau 6,7 gram.

Baca Juga: Misteri Hilangnya Nelayan di Muara Sungsang Memasuki Hari Kelima

Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan dan sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan untuk emas kadar 22 karat atau 92 persen.

Sementara itu, untuk emas perhiasan yang dijual per gram dibanderol di angka Rp1.570.000 atau naik Rp10 ribu dibanding kemarin, Senin (21/7/2025).

Harga tersebut merupakan pantauan dari toko emas Makmur Jaya yang terletak di Palembang.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Nahkoda Kapal Barcelona VA Jadi Tersangka, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Adapun harga emas di toko lainnya bisa dijual dengan harga berbeda dan bervariasi sesuai jenisnya. 

Harga Emas di Setiap Toko Berbeda

Harga emas perhiasan Palembang di setiap toko memang berbeda.

Baca Juga: Tinggal Puing dan Harapan, Warga 1 Ulu Ratapi Rumah yang Hangus Terbakar

Hal ini dipengaruhi oleh pabrik produksi dan kadar emas yang terkandung di dalam setiap perhiasan juga berbeda.

Harga Emas Dipengaruhi Perang Dagang dan Nilai Tukar Rupiah

Sementara itu, untuk naik turunnya harga emas setiap harinya dipengaruhi oleh kondisi perang dagang antara Amerika dengan China.

Baca Juga: WhatsApp Uji Coba Fitur Quick Recap, Bisa Ringkas Lima Obrolan Sekaligus

Selain itu bisa juga dipengaruhi oleh kondisi nilai tukar rupiah dengan Dollar Amerika Serikat.

Semakin merosot nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika, maka harga jual emas juga akan semakin naik. (*) 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.