Sumsel

4 Cara Cerdas Mengelola Gaji UMR agar Tetap Cukup hingga Akhir Bulan

Maman Suparman | 1 Juli 2025, 10:00 WIB
4 Cara Cerdas Mengelola Gaji UMR agar Tetap Cukup hingga Akhir Bulan

AKURAT.CO SUMSEL Hidup di kota besar dengan penghasilan setara Upah Minimum Regional (UMR) sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja.

Jika tidak dikelola dengan bijak, gaji yang diterima di awal bulan bisa habis sebelum tanggal gajian berikutnya tiba.

Namun, bukan berarti mustahil untuk hidup nyaman dengan gaji UMR. Berikut empat cara mengelola gaji UMR agar tetap cukup, bahkan bisa disisihkan untuk tabungan dan kebutuhan darurat.

1. Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

Langkah pertama dan terpenting adalah menyusun anggaran bulanan.

Catat semua kebutuhan rutin seperti biaya makan, transportasi, sewa, tagihan listrik, dan pulsa. Sisihkan dulu dana untuk kebutuhan pokok sebelum memikirkan pengeluaran tambahan.

Dengan anggaran yang tertata, Anda bisa memantau arus keluar masuk uang dan menghindari pengeluaran impulsif yang kerap menjadi penyebab utama keuangan bocor.

2. Terapkan Sistem 50:30:20

Sistem ini cukup efektif untuk penghasilan berapa pun, termasuk UMR.

Alokasikan 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan (hiburan, nongkrong, atau belanja), dan 20 persen untuk tabungan atau dana darurat.

Jika sulit menerapkan secara ketat, Anda bisa menyesuaikan persentasenya, misalnya 60:20:20, asalkan tetap menyisihkan sebagian untuk menabung.

3. Manfaatkan Diskon dan Promo

Saat gaji terbatas, memanfaatkan promo bisa menjadi strategi cerdas.

Belanja kebutuhan pokok di toko grosir, berburu diskon di e-commerce, atau menggunakan aplikasi cashback bisa membantu menghemat pengeluaran.

Namun, pastikan tetap belanja sesuai kebutuhan, bukan karena tergiur harga murah.

4. Hindari Utang Konsumtif

Mengandalkan pinjaman atau paylater untuk kebutuhan yang tidak mendesak justru bisa memperburuk kondisi keuangan.

Jika harus berutang, pastikan untuk keperluan produktif, seperti modal usaha kecil atau biaya pendidikan.

Selalu ingat, cicilan bulanan sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari total penghasilan agar tidak membebani keuangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia