Wisata Gunung Dempo Ditutup Imbas Izin HGU, Gubernur Sumsel Turun Tangan Cari Solusi

AKURAT.CO SUMSEL Sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, terpaksa ditutup sementara akibat persoalan regulasi dan perizinan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara VII (PTPN VII).
Kondisi ini berdampak langsung pada pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Penertiban dilakukan karena para pelaku usaha di kawasan tersebut belum melengkapi sejumlah persyaratan administratif, seperti Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) serta izin kesesuaian tata ruang.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengaku telah menerima laporan terkait kondisi tersebut, termasuk aspirasi para pedagang yang berharap tetap bisa beraktivitas di kawasan desa wisata.
“Saya sudah menerima laporan terkait kondisi di Gunung Dempo, khususnya mengenai pedagang yang diminta melengkapi rekomendasi dari pemerintah kota agar tetap bisa beroperasi,” ujar Deru, Jumat (1/5/2026).
Menanggapi hal itu, Deru menegaskan pihaknya akan mengambil langkah untuk menjembatani persoalan antara pemerintah daerah dan pihak pengelola lahan, agar aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat tidak terhenti.
Menurutnya, pemerintah provinsi akan memfasilitasi koordinasi antara Pemerintah Kota Pagar Alam dengan PTPN VII guna mencari solusi yang tidak merugikan semua pihak.
“Kami akan jembatani agar persoalan ini tidak berlarut-larut. Harapannya aktivitas tetap berjalan, namun tetap sesuai aturan. Ini penting agar desa wisata bisa terus berkembang dan menjadi pusat ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa penataan kawasan wisata tetap harus memperhatikan aspek legalitas dan kelestarian lingkungan. Dengan begitu, pengembangan wisata di Gunung Dempo dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Pemerintah berharap langkah koordinasi yang dilakukan dapat segera membuka kembali aktivitas wisata di kawasan tersebut, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 5Update Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 4 November 2026
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 7Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 4 November 2026, Aries hingga Leo Punya Peluang Baru
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







