Wisatawan Nusantara ke Sumsel Melemah di Mei 2025, Tapi Tren Tahunan Masih Moncer

AKURAT.CO SUMSEL Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) menuju Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penurunan pada bulan Mei 2025.
Meski demikian, secara tahunan, tren kunjungan masih menunjukkan pertumbuhan positif yang cukup signifikan.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mencatat jumlah kunjungan wisnus pada Mei sebanyak 2,12 juta perjalanan, turun 1,81 persen dibandingkan bulan April.
Secara bulanan (month-to-month), penurunan lebih tajam, yakni 28,09 persen.
Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024, angka ini justru menunjukkan lonjakan 59,96 persen.
Hal ini mengindikasikan bahwa Sumsel masih menjadi destinasi yang diminati dalam jangka panjang, meskipun ada fluktuasi musiman.
“Secara kumulatif dari Januari hingga Mei 2025, jumlah perjalanan wisnus ke Sumsel sudah mencapai 10,89 juta, tumbuh 51,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkap Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, Rabu (2/7/2025).
Baca Juga: Perlambatan Sektor Konstruksi Sumsel Cerminkan Mandeknya Proyek Strategis Nasional
Wahyu menjelaskan bahwa mayoritas perjalanan wisnus yang masuk ke Sumsel berasal dari wilayah tetangga, khususnya Lampung (34,81%), diikuti Jambi (12,79%) dan Bengkulu (10,86%).
“Sebaliknya, wisatawan dari Sumsel paling banyak melakukan perjalanan ke Lampung, yakni 29,77 persen, kemudian ke Bengkulu dan Jambi,” jelasnya.
Sebagian besar pergerakan wisnus di Sumsel bersifat intra-provinsi atau antarkabupaten/kota dalam wilayah Sumsel, dengan proporsi mencapai 77,67 persen. Sisanya, 22,33 persen merupakan perjalanan lintas provinsi.
Destinasi dalam provinsi yang paling banyak dikunjungi antara lain Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, OKI, dan Muara Enim.
Penurunan jumlah perjalanan wisata pada Mei disebut-sebut berkaitan dengan berakhirnya musim libur panjang pada April, serta perubahan pola kunjungan wisata yang lebih mengarah ke pergerakan lokal.
Meski mengalami perlambatan bulanan, tren tahunan tetap memperlihatkan potensi sektor pariwisata Sumsel yang terus meningkat.
“Sebagian besar perjalanan wisnus kita masih berkisar di wilayah Sumatra bagian selatan. Ini peluang besar untuk memperkuat jaringan wisata antarprovinsi,” tambah Wahyu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









