Menikmati Keindahan Desa Janang, Surga Tersembunyi di Lereng Selatan Gunung Dempo

AKURAT. CO SUMSEL - Gunung Dempo yang terletak di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan tidak hanya menawarkan jalur pendakian bagi para pecinta alam.
Berbagai atraksi wisata hampir tersedia di kawasan Gunung Dempo.
Mulai dari area penginapan, pusat wisata edukasi petik buah, hamparan perkebunan teh yang luas hingga beragam desa wisata dengan keunikannya masing-masing.
Baca Juga: Lantik 154 Pejabat, Gubernur Sumsel Herman Deru Tegaskan Tak Ada Jabatan Basah dan Kering
Salah satunya yang belum banyak diketahui orang adalah Desa Janang, surga tersembunyi di lereng selatan Gunung Dempo.
Selain keindahan alam dan kesejukan udaranya, Desa Janang juga menawarkan berbagai atraksi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Seperti hamparan kebun teh, gua hingga jembatan peninggalan Belanda yang bernilai sejarah tinggi.
Baca Juga: Bawa Sumsel United Menang Dramatis dengan 10 Pemain, Nilmaizar Dinobatkan Sebagai Coach of The Week
Goa Janang
Desa Janang berada di wilayah Afdeling 5 Agung Lawangan, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagar Alam Selatan dan menjadi bagian dari wilayah PTPN I Regional 7.
Salah satu daya tarik desa wisata ini adalah keberadaan Goa Janang, sebuah gua alam yang eksotis dengan mata air mengalir di bawahnya.
Baca Juga: Pemesanan Tiket KAI Mudik Lebaran 2026 Dibuka Akhir Januari, Cek Jadwalnya Agar Tak Kehabisan
Kombinasi keduanya menciptakan suasana magis yang cocok untuk wisata alam dan petualangan.
Perkebunan Teh
Desa Janang juga memiliki hamparan perkebunan teh yang luas yang langsung berhadapan dengan lanskap Bukit Barisan.
Baca Juga: Libur Isra Mi’raj, Pelayanan SIM dan SKCK Polrestabes Palembang Ditutup Sehari
Di sini, pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam perkebunan teh dengan cara berbeda.
Yakni berkeliling dengan menggunakan skuter yang telah disediakan.
Jembatan Peninggalan Belanda
Baca Juga: Terekam CCTV, Motor Mahasiswa Muhammadiyah Hilang Digondol Maling di Jakabaring Palembang
Tak hanya pesona alam, desa ini juga menyimpan jejak sejarah berupa jembatan peninggalan Belanda.
Jembatan ini dulu digunakan untuk akses menuju perkebunan teh.
Meski tak lagi digunakan secara aktif, keberadaan jembatan tersebut menjadi saksi bisu interaksi masa lalu antara penjajah dan masyarakat lokal.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Pre-Order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di iBox, Cek Jadwal dan Promo
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 5Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Cinta, Karier, dan Keuangan
- 6Kabut Asap Mulai Mereda, 52 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Berjalan Lancar
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 8Enam Penerbangan di Bandara Palembang Terganggu, Jarak Pandang Hanya 500 Meter
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








