Sumsel

Tertangkap Basah Copet Uang Rp94 Ribu di Pasar 16 Ilir Palembang, Pelaku Diamankan Warga

Deny Wahyudi | 5 Oktober 2026, 15:24 WIB
Tertangkap Basah Copet Uang Rp94 Ribu di Pasar 16 Ilir Palembang, Pelaku Diamankan Warga

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencopetan kembali terjadi di kawasan Pasar 16 Ilir, tepatnya di bawah Jembatan Ampera, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, Minggu (4/10/2026) siang.

Seorang perempuan berinisial KM (31), warga sekitar lokasi, diamankan warga setelah tertangkap tangan mencopet uang milik seorang pengunjung pasar.

Korban, Trisnani (53), mengaku saat kejadian dirinya sedang berjalan di sekitar Pasar 16 Ilir untuk membeli baju bekas.

Saat tengah berjalan, korban tiba-tiba dipepet pelaku dari arah belakang. Pelaku kemudian memasukkan tangannya ke kantong jaket sebelah kanan yang dikenakan korban.

"Awalnya saya ingin membeli baju BJ sambil berjalan di sekitar TKP. Saya langsung dipepet pelaku dari arah belakang sambil memasukkan tangan ke kantong jaket sebelah kanan," kata Trisnani, Senin (5/10/2026).

Pelaku berhasil mengambil uang korban sebesar Rp94 ribu. Namun, aksi tersebut diketahui korban yang langsung berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban membuat pelaku panik hingga uang yang baru diambilnya terjatuh.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berdatangan. Petugas Satpol PP yang berada di kawasan tersebut turut mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Siapkan Sayembara Rp15 Juta untuk Ungkap Pelaku Karhutla di OKI

"Pas uang di tangan pelaku, saya langsung berteriak. Tidak lama warga bersama petugas Pol PP datang dan mengamankan pelaku di sekitar TKP," ujar Trisnani.

Pelaku kemudian dibawa dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Eko Denny Saputra membenarkan pihaknya telah menerima penyerahan seorang perempuan yang diduga melakukan pencopetan.

"Benar, kami sudah menerima serahan pelaku copet seorang perempuan. Hingga kini sudah diserahkan ke penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Ipda Eko Denny Saputra.

Sementara itu, KM mengakui perbuatannya. Ia mengaku nekat melakukan pencopetan karena alasan kebutuhan anak.

"Saya akui dan salah. Saya melakukan ini untuk kebutuhan anak," kata KM.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia