Sumsel

Sumsel Dapat 13 Ribu Program Bedah Rumah, Herman Deru Minta Pemda Jemput Bola

Kurnia | 4 September 2026, 14:00 WIB
Sumsel Dapat 13 Ribu Program Bedah Rumah, Herman Deru Minta Pemda Jemput Bola

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong percepatan program bedah rumah bagi masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Pada 2026, Sumsel mendapat alokasi program bedah rumah sebanyak 13 ribu unit.

Gubernur Sumsel Herman Deru meminta pemerintah kabupaten dan kota bergerak lebih aktif agar seluruh target tersebut dapat direalisasikan.

“Target ini harus dituntaskan dengan pola kerja yang lebih cepat dan tidak biasa,” ujar Herman Deru, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, percepatan diperlukan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria. Salah satu persoalan yang masih ditemukan adalah warga kurang mampu yang terkendala proses administrasi.

Baca Juga: 21 Konsesi Perusahaan Terbakar di Sumsel, Pemprov Buka Peluang Sanksi hingga Cabut Izin

Herman Deru meminta pemerintah daerah tidak hanya menunggu masyarakat mengajukan bantuan. Petugas diminta turun langsung untuk membantu proses pendataan hingga verifikasi calon penerima.

Langkah tersebut dinilai penting karena sebagian masyarakat berpenghasilan rendah belum memahami prosedur maupun persyaratan untuk mendapatkan bantuan.

“Petugas pemerintah diminta aktif membantu proses pendataan hingga verifikasi,” tegasnya.

Dengan pola tersebut, pemerintah diharapkan dapat menemukan warga yang memenuhi kriteria tetapi belum terdata atau belum mampu menyelesaikan persyaratan administrasi secara mandiri.

Instruksi untuk Bupati dan Wali Kota

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Pemprov Sumsel akan menerbitkan surat instruksi kepada seluruh bupati dan wali kota.

Surat tersebut akan menjadi pedoman bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat pendataan, verifikasi, serta penanganan rumah tidak layak huni di wilayah masing-masing.

Herman Deru berharap koordinasi antara pemerintah pusat, Pemprov Sumsel, dan pemerintah kabupaten/kota dapat berjalan lebih kuat.

Menurutnya, kerja sama lintas pemerintahan diperlukan agar program bedah rumah tidak hanya mengejar jumlah unit yang selesai, tetapi juga memastikan bantuan tepat sasaran.

Program bedah rumah ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Karena itu, proses pendataan menjadi salah satu kunci agar penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pemprov Sumsel berharap pemerintah daerah dapat memastikan warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat hanya karena persoalan administrasi.

Dengan target 13 ribu unit pada 2026, percepatan pendataan dan koordinasi antarpemerintah menjadi langkah penting untuk memastikan program bedah rumah dapat berjalan sesuai sasaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia