Stok Beras Premium Menipis di Ritel Palembang, Pemprov Sumsel: Belum Langka, Pasokannya yang Berkurang

AKURAT.CO SUMSEL Pasokan beras premium di sejumlah ritel modern di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai berkurang. Kondisi ini membuat pemerintah daerah turun tangan untuk memastikan penyebab berkurangnya stok sekaligus menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Chandra memastikan kondisi tersebut belum dapat disebut sebagai kelangkaan. Menurutnya, beras premium masih tersedia di pasaran, hanya volume pasokannya yang tidak sebanyak biasanya.
"Kita sudah melihat ketersediaan beras, utamanya beras premium. Memang kalau kita lihat, stok berkurang dari rutin biasanya," kata Edward seusai mengecek gudang ritel modern, Selasa (1/9/2026).
Berkurangnya stok tersebut salah satunya dipengaruhi jaringan distribusi ritel yang harus memasok kebutuhan ratusan gerai.
Menurut Edward, satu jaringan ritel dapat melayani lebih dari 600 gerai. Ketika pasokan dari sumber produksi berkurang, stok yang masuk ke gudang pun lebih cepat terserap untuk memenuhi kebutuhan toko-toko tersebut.
Baca Juga: 8 Posisi Strategis Polda Sumsel Bergeser, Direktur Narkoba Yulian Perdana Promosi ke Mabes Polri
"Sejauh ini barangnya ada, hanya sedikit. Biasanya yang mereka masukkan itu lebih banyak, sekarang berkurang. Barangnya ada, tetapi volumenya berkurang," ujarnya.
Pemprov Sumsel bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tidak ingin hanya melihat persoalan dari sisi stok di gudang ritel.
Edward mengatakan, perlu dilakukan pengecekan lebih jauh untuk mengetahui titik persoalan dalam rantai pasokan, termasuk dari pabrik hingga penggilingan.
Karena itu, TPID akan turun langsung ke sumber produksi untuk melihat kondisi pasokan beras premium.
"Setelah ini TPID juga akan melihat langsung ke pabrik. Kita akan melihat persoalannya seperti apa sehingga ada keterbatasan stok," katanya.
Menurut Edward, keterbatasan pasokan juga berpotensi terjadi di sejumlah lokasi lain. Karena itu, pemerintah perlu mendapatkan gambaran menyeluruh sebelum menentukan langkah berikutnya.
Langkah tersebut dilakukan agar berkurangnya stok di ritel tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, terutama jika kebutuhan masyarakat terus meningkat.
Baca Juga: Sebulan, 1.221 Pengendara di Palembang Kena Tilang Manual, Pelanggaran Didominasi Tak Pakai Helm
Di tengah menurunnya pasokan beras premium, pemerintah daerah juga menyiapkan alternatif untuk menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat.
Salah satunya dengan mendorong peningkatan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Edward mengatakan, beras SPHP akan didorong untuk disalurkan melalui depo atau gudang hingga langsung kepada masyarakat.
"Kita mendorong penambahan beras SPHP, baik yang didistribusikan melalui depo-depo atau gudang maupun ke masyarakat secara langsung," jelasnya.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap kebutuhan beras masyarakat tetap aman meskipun pasokan beras premium di sejumlah ritel modern mengalami penurunan.
Pemprov Sumsel kini masih menunggu hasil pengecekan ke pabrik dan penggilingan untuk memastikan penyebab berkurangnya pasokan beras premium sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









