Sumsel

Pagi ini, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Tidak Sehat

Kurnia | 24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pagi ini, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Tidak Sehat

AKURAT.CO SUMSEL Kualitas udara di Palembang, Sumatera Selatan, berada pada kategori tidak sehat pada Senin (24/8) pagi.

Data yang ditampilkan IQAir pada pukul 08.00 menunjukkan indeks kualitas udara mencapai 170, dengan partikel halus PM2.5 menjadi polutan utama.

Konsentrasi PM2.5 tercatat 82 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan polusi udara yang perlu diwaspadai, terutama oleh kelompok yang sensitif terhadap kualitas udara buruk.

Pada saat yang sama, suhu udara berada di sekitar 27 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 12 kilometer per jam dan kelembapan 75 persen.

Prakiraan per jam menunjukkan AQI diperkirakan turun perlahan sepanjang siang. Pada pukul 09.00, indeks diperkirakan berada di angka 168, kemudian menjadi 166 pada pukul 10.00.

Angka tersebut diproyeksikan terus menurun menjadi 165 pada pukul 11.00, 163 pada pukul 12.00, dan 162 pada pukul 13.00. Pada pukul 14.00, AQI diperkirakan mencapai 157, sebelum turun menjadi 151 pada pukul 15.00.

Baca Juga: Ada Gerhana Bulan Sebagian di Akhir Agustus 2026, Catat Tanggalnya

Meski terdapat tren penurunan, kualitas udara masih berada dalam rentang yang perlu diperhatikan.

Selain tingginya konsentrasi PM2.5, terdapat peringatan mengenai kebakaran hutan atau lahan di sekitar Sumatera Selatan.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan karena asap kebakaran dapat meningkatkan konsentrasi partikel halus di udara.

Data kualitas udara tersebut berasal dari lima stasiun dengan kontribusi sejumlah sumber, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BMKG, serta kontributor lainnya.

Masyarakat disarankan memantau perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. K

elompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan orang yang sensitif terhadap polusi, sebaiknya lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk.

Catatan: Angka AQI dan PM2.5 bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca, arah angin, serta sumber polusi di wilayah sekitar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia