Harga Telur Ayam di Sumsel Turun Jadi Rp23 Ribu per Kg, Ini Penyebabnya

AKURAT.CO SUMSEL Harga telur ayam di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penurunan hingga berada di kisaran Rp23.000 per kilogram.
Kondisi tersebut terjadi karena adanya penurunan permintaan saat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti sementara selama masa libur sekolah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi, mengatakan penghentian sementara penyaluran MBG membuat penyerapan telur berkurang cukup besar.
Menurutnya, kebutuhan telur untuk program MBG di Sumsel mencapai sekitar 140 ton setiap pekan. Sementara produksi telur ayam daerah tersebut berada di angka lebih dari 400 ton per minggu.
"Karena MBG tidak berjalan selama libur sekolah, stok telur menjadi menumpuk karena produksi tetap berlangsung," ujar Ruzuan, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, sejak adanya program MBG, produksi telur ayam mengalami peningkatan karena peternak menyesuaikan dengan tingginya permintaan. Namun, ketika kebutuhan dari program tersebut berhenti sementara, keseimbangan antara pasokan dan permintaan ikut berubah.
"Produksi sudah bertambah, tetapi penyerapan menurun. Akibatnya harga telur mengalami koreksi," katanya.
Baca Juga: Meski Berpotensi Naik, Pemerintah Pilih Tahan Tarif Listrik PLN
Penurunan harga telur terjadi secara bertahap. Sebelumnya, harga telur masih berada di kisaran Rp29.000 per kilogram, kemudian turun menjadi Rp27.000, Rp25.000, hingga kini menyentuh Rp23.000 per kilogram.
Padahal, harga acuan pemerintah untuk telur ayam berada di angka Rp30.000 per kilogram.
Meski harga turun, Ruzuan menyebut pihaknya belum menerima laporan keluhan dari peternak ayam petelur. Pemerintah juga memastikan dukungan pakan, termasuk jagung subsidi dari Bulog, tetap berjalan.
Fenomena ini diperkirakan bersifat sementara. Harga telur diprediksi kembali bergerak stabil setelah aktivitas sekolah kembali normal dan program MBG kembali berjalan.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap bijak dalam membeli kebutuhan pangan serta berharap kondisi pasar kembali seimbang antara produksi dan permintaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









