Meski Berpotensi Naik, Pemerintah Pilih Tahan Tarif Listrik PLN

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah memastikan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami perubahan. Kebijakan tersebut berlaku bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan bersubsidi.
Keputusan ini ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, mendukung aktivitas industri, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan tarif listrik Triwulan III 2026 tetap dipertahankan meski berdasarkan perhitungan penyesuaian tarif terdapat potensi kenaikan akibat perubahan sejumlah indikator ekonomi.
"Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tarif listrik Triwulan III Tahun 2026 tetap atau tidak naik," ujar Bahlil, Rabu (1/7/2026).
Penetapan tarif listrik mengacu pada mekanisme penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan nonsubsidi yang dilakukan setiap tiga bulan.
Baca Juga: 6 Update Terbaru Perang AS Iran yang Tak Kunjung Berakhir
Perhitungannya mempertimbangkan beberapa faktor ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan harga batu bara acuan (HBA).
Untuk periode Juli-September 2026, parameter ekonomi yang digunakan berasal dari realisasi Februari hingga April 2026.
Beberapa indikator tersebut meliputi kurs sekitar Rp16.959 per dolar AS, ICP sebesar USD96,12 per barel, inflasi 0,21 persen, serta HBA sebesar USD70 per ton.
Berdasarkan formula penyesuaian tarif, perubahan indikator tersebut sebenarnya berpotensi mendorong kenaikan harga listrik. Namun, pemerintah memilih menahan tarif agar tetap stabil.
Selain pelanggan nonsubsidi, sebanyak 24 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan tarif.
Kelompok tersebut mencakup pelanggan sosial, rumah tangga kurang mampu, usaha kecil, industri kecil, hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah menegaskan kebijakan tarif listrik tetap merupakan bagian dari upaya menjaga kestabilan ekonomi nasional sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses energi yang terjangkau.
Kementerian ESDM juga meminta PLN terus menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas pelayanan, serta melakukan efisiensi operasional agar layanan kelistrikan tetap optimal.
Masyarakat pun diimbau menggunakan listrik secara bijak dan efisien guna mendukung ketahanan energi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





