Sumsel

Rata-rata Rawat Inap di Sumsel Capai 5 Hari, Prabumulih Catat Durasi Terlama untuk Pasien Laki-laki

Kurnia | 27 Juni 2026, 20:00 WIB
Rata-rata Rawat Inap di Sumsel Capai 5 Hari, Prabumulih Catat Durasi Terlama untuk Pasien Laki-laki
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Rata-rata lama rawat inap pasien di rumah sakit di Provinsi Sumatera Selatan pada 2025 tercatat selama lima hari.

Namun, terdapat perbedaan durasi yang cukup mencolok antar kabupaten dan kota, bahkan berdasarkan jenis kelamin pasien.

Berdasarkan data terbaru, Kota Prabumulih menjadi daerah dengan rata-rata lama rawat inap pasien laki-laki paling tinggi di Sumsel, yakni mencapai 10 hari.

Sementara rata-rata gabungan laki-laki dan perempuan di kota tersebut berada di angka enam hari.

Selain Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI, Kota Palembang, dan Kota Lubuk Linggau juga mencatat rata-rata lama rawat inap gabungan selama enam hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi yang berada di angka lima hari.

Baca Juga: Terekam CCTV Saat Beraksi, Dua Juru Parkir di Palembang Ditangkap usai Curi Ponsel Pengunjung Rumah Makan

Di Kabupaten Muara Enim, pasien perempuan menjalani perawatan paling lama, dengan rata-rata tujuh hari. Kondisi serupa juga terjadi di Kota Lubuk Linggau yang mencatat rata-rata rawat inap pasien perempuan selama tujuh hari.

Sementara itu, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki rata-rata lama rawat inap pasien laki-laki selama tujuh hari, sedangkan pasien perempuan hanya empat hari.

Di sisi lain, Kabupaten Musi Banyuasin mencatat rata-rata rawat inap gabungan paling singkat di Sumatera Selatan, yakni tiga hari.

Untuk pasien laki-laki rata-rata menjalani perawatan selama empat hari, sedangkan perempuan tiga hari.

Sejumlah daerah lainnya seperti Lahat, Musi Rawas, OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir, dan Empat Lawang memiliki rata-rata lama rawat inap sekitar empat hari.

Sementara Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Musi Rawas Utara, dan Pagar Alam berada di kisaran lima hari.

Secara keseluruhan, rata-rata lama rawat inap di Sumatera Selatan masih berada pada angka lima hari.

Perbedaan durasi perawatan di setiap daerah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari jenis penyakit yang ditangani, tingkat keparahan pasien, hingga kapasitas dan layanan fasilitas kesehatan di masing-masing wilayah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia