Posisi Gigi Lima Jadi Petunjuk, Polisi Dalami Kecepatan Bus ALS

AKURAT.CO SUMSEL Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan masih mendalami penyebab kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga bus melaju dalam kecepatan tinggi sebelum insiden terjadi.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Maesa Soegriwo, mengatakan tim Traffic Accident Analysis (TAA) telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan secara laboratoris.
“Besok tim kembali melakukan gelar perkara. Penanganan kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Maesa, penyidik masih mengkaji sejumlah faktor penyebab kecelakaan, termasuk dugaan sopir bus berusaha menghindari lubang di badan jalan hingga akhirnya kehilangan kendali.
Namun, berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, kondisi lubang di ruas jalan tersebut dinilai tidak terlalu besar. Polisi menemukan beberapa lubang dengan kedalaman sekitar dua sentimeter dan lebar sekitar empat hingga lima sentimeter.
“Saya cek langsung ke lokasi. Lubangnya relatif kecil dan berjarak beberapa meter antar titik,” katanya.
Polisi kini mendalami apakah kondisi jalan cukup berpengaruh terhadap kecelakaan atau justru faktor utama berasal dari kecepatan kendaraan saat melintas di jalur lurus tersebut.
Baca Juga: Kasus Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara Naik Penyidikan, Polisi Segera Gelar Perkara
“Kalau lubangnya besar mungkin bisa menjadi penyebab utama. Tapi ini masih kami dalami, karena kondisi jalannya panjang dan lurus,” ujarnya.
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi selamat, termasuk kernet bus yang menyebut kendaraan sempat menghindari lubang sebelum kecelakaan terjadi.
Keterangan tersebut, kata Maesa, masih akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan ahli dan bukti teknis lainnya.
Polisi juga mendalami kondisi kendaraan saat insiden berlangsung. Dari pemeriksaan awal, posisi perseneling bus diketahui berada di gigi lima.
“Kalau posisi gigi lima, artinya kendaraan diduga melaju cukup kencang. Tapi ini masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan ahli,” katanya.
Saat ini, polisi menyebut arah penetapan tersangka mengarah kepada sopir bus ALS. Meski demikian, penyidik masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab, termasuk dari perusahaan transportasi.
“Masih kami dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut bertanggung jawab,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








