Kasus Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara Naik Penyidikan, Polisi Segera Gelar Perkara

AKURAT.CO SUMSEL Penyelidikan kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, resmi naik ke tahap penyidikan.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 itu menewaskan 19 orang dan menjadi salah satu kecelakaan paling memilukan di Sumsel tahun ini.
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana mengatakan, proses hukum kini terus berjalan setelah tim penyidik Ditlantas Polda Sumsel bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri mengumpulkan berbagai alat bukti dan keterangan saksi.
“Alhamdulillah, proses penyelidikan sudah naik ke tahap penyidikan,” ujar Rony, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga: Sering Salah Ukuran Saat Belanja Online? Ini Cara Simpel Agar Tidak Kecewa Setelah Checkout
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap dugaan awal penyebab kecelakaan berasal dari upaya sopir bus ALS menghindari lubang di jalan sebelum akhirnya bertabrakan dengan truk tangki BBM.
Keterangan itu diperoleh dari hasil pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Meski begitu, polisi menegaskan penetapan tersangka belum dilakukan karena proses penyidikan masih berjalan dan akan dilanjutkan melalui gelar perkara bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU).
“Nanti setelah gelar perkara bersama kejaksaan baru diumumkan siapa tersangkanya,” kata Rony.
Selain mendalami kronologi kecelakaan, penyidik juga mulai memeriksa pihak manajemen Bus ALS, termasuk dokumen izin trayek dan kelayakan kendaraan.
Menurut Rony, soal laik jalan kendaraan nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak Dinas Perhubungan karena menjadi kewenangan instansi tersebut.
“Kami akan komunikasi dengan pihak Perhubungan terkait laik tidaknya kendaraan beroperasi,” jelasnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo mengungkap fakta lain dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Lubang yang disebut dihindari sopir bus ternyata memiliki kedalaman sekitar 2 sentimeter.
Menurut Maesa, kondisi jalan di lokasi memang dipenuhi lubang, namun sebagian besar tidak terlalu dalam.
“Lubangnya memang banyak, tapi kedalamannya sekitar 2 sentimeter,” ungkap Maesa.
Polisi juga masih mendalami sumber percikan api yang menyebabkan kendaraan terbakar hebat setelah tabrakan terjadi.
Dari keterangan kernet bus ALS bernama Fadli yang selamat dalam kecelakaan tersebut, bus diketahui berangkat dari Pati, Jawa Tengah, pada Selasa pagi.
Dalam perjalanan menuju Sumatera, bus ALS diketahui sempat menaikkan penumpang di sejumlah daerah, yakni lima penumpang di Semarang, tiga penumpang di Tegal, dan tiga penumpang lainnya di Lampung.
“Sekitar tanggal 4 bus sampai di Lampung,” ujar Maesa menirukan keterangan kernet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 3Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









