5 Jemaah Haji Asal Sumsel Masih Dirawat di Tanah Suci, Didominasi Demam hingga Gangguan Pernapasan

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi kesehatan jemaah haji asal Sumatera Selatan di Tanah Suci menjadi perhatian setelah sejumlah jemaah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan selama menjalani rangkaian ibadah haji.
Dari total 10 jemaah yang sempat sakit, lima di antaranya kini masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.
Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Emmilya Rosa, mengatakan kondisi umum jemaah haji asal Sumsel sejauh ini masih terpantau baik meski ada beberapa yang mengalami masalah kesehatan.
“Sebelumnya ada tiga jemaah yang sakit, lalu bertambah menjadi 10 orang. Dari jumlah itu, lima sudah sehat dan kembali ke hotel,” ujar Emmilya, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Juru Parkir di Jalan Sudirman Palembang Diduga Pungut Tarif Melebihi Aturan Perda
Ia menjelaskan, lima jemaah yang masih dirawat mengalami berbagai keluhan kesehatan, mulai dari demam, gangguan jantung, hingga pneumonia.
Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh jemaah terus mendapatkan pemantauan kesehatan dari petugas medis yang mendampingi selama di Tanah Suci.
Di sisi lain, proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Palembang masih terus berlangsung. Pada Senin hari ini, sebanyak 444 jemaah yang tergabung dalam Kloter 13 resmi diberangkatkan menuju Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumsel, M Arkan Nurwahiddin, mengatakan satu calon jemaah asal Pagar Alam atas nama Muhammad Teguh (68) terpaksa ditunda keberangkatannya karena alasan kesehatan.
“Penundaan dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis kesehatan agar kondisi jemaah benar-benar siap sebelum melakukan perjalanan panjang,” katanya.
Hingga saat ini, total jemaah yang telah diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang mencapai 5.750 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.627 jemaah asal Sumsel, 1.071 jemaah asal Bangka Belitung, serta 52 petugas kloter.
Arkan juga mengingatkan seluruh jemaah agar disiplin menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah haji, terutama menghadapi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Ia meminta jemaah rutin menggunakan alat pelindung diri seperti masker, payung, hingga menjaga asupan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan.
“Payung, masker, dan air minum jangan dianggap sepele. Itu penting untuk menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah di tengah cuaca panas,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 3Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 5Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 6Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Singapura
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









