Sumsel

Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,33 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional di Tengah Tekanan Global

Kurnia | 2 April 2026, 18:00 WIB
Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,33 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional di Tengah Tekanan Global

AKURAT.CO SUMSEL Perekonomian Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan kinerja positif di tengah ketidakpastian global.

Pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat mencapai 5,33 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,11 persen.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa kondisi global yang penuh tantangan tidak menghambat laju ekonomi di wilayahnya.

“Di tengah dinamika global, pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap mampu tumbuh dengan baik,” ujarnya, Kamis (2/5/2026).

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat pengangguran terbuka di Sumsel berhasil ditekan hingga 3,89 persen pada tahun 2025.

Baca Juga: Babat 4,2 Hektar Lahan,11 Sumur Minyak Ilegal Terbakar di Muba, Polisi Kantongi Nama Pemilik dan Buru Jaringan

Menurut Herman Deru, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, sekaligus menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan ke depan.

“Ini adalah hasil kerja bersama, dan menjadi refleksi untuk terus melangkah lebih baik,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sumsel juga terus mendorong pembangunan melalui 12 program strategis yang menjadi prioritas ke depan. Program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, ekonomi, hingga kesejahteraan masyarakat.

Beberapa program unggulan di antaranya pembangunan New Palembang Port di Banyuasin, penguatan ketahanan pangan, layanan kesehatan gratis, serta pemerataan pendidikan.

Di sektor ekonomi, Pemprov Sumsel menyiapkan program “100 Ribu Sultan Muda” untuk mencetak wirausaha baru. Program ini akan didukung melalui akses permodalan dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pemerataan listrik hingga 100 persen desa serta menghapus blank spot internet guna mendukung konektivitas digital.

Pengembangan sektor pariwisata turut menjadi fokus melalui program “Sumsel Wonderful 2030” yang mengandalkan event unggulan dan potensi kuliner lokal.

Tak hanya itu, revitalisasi pasar tradisional juga akan dilakukan sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik di tengah tantangan ekonomi global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia