Penjelasan Pemprov Sumsel Soal Belum Adanya Status Siaga Darurat Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Memasuki penghujung Mei yang menjadi awal musim kemarau di Sumatera Selatan (Sumsel), Pemerintah Provinsi Sumsel masih belum dapat menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal ini disebabkan belum adanya satu pun pemerintah kabupaten/kota yang resmi menetapkan status siaga darurat.
Dari 12 daerah yang telah dipetakan sebagai wilayah rawan karhutla, hanya tiga kabupaten yang saat ini sedang berada di tahap akhir pengesahan surat keputusan (SK) siaga darurat.
Ketiganya yakni Ogan Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba), yang kini hanya tinggal menunggu tanda tangan bupati masing-masing.
"Yang proses SK darurat karhutla tinggal menunggu tanda tangan bupati di Ogan Ilir, Banyuasin dan Muba. Sementara daerah lain masih menyiapkan dokumen pendukung. Untuk provinsi bisa menetapkan status setelah minimal dua kabupaten menetapkan siaga darurat," ujar Kalaksa BPBD Sumsel, M Iqbal Ali Syahbana, Sabtu (24/5/2025).
Baca Juga: Warga Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Bawah Rumah di 26 Ilir Palembang
Menurutnya, keterlambatan penetapan ini dapat menghambat respons cepat dalam menghadapi bencana karhutla, termasuk pengajuan bantuan dari pemerintah pusat seperti helikopter water bombing dan operasi modifikasi cuaca (OMC) dari BNPB.
“Penetapan status ini penting agar kita bisa mengakses bantuan dari BNPB, termasuk helikopter dan OMC. Tapi syaratnya, minimal dua daerah harus lebih dulu menetapkan status siaga darurat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan bahwa fokus utama pengendalian karhutla berada di wilayah dengan lahan gambut yang luas seperti OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Muba, Muara Enim, dan PALI.
Lahan gambut dikenal sulit dipadamkan jika sudah terbakar, karena api dapat menyebar di bawah permukaan tanah.
Salah satu perhatian khusus adalah area sekitar jalan tol di Ogan Ilir. BPBD OI telah membentuk posko siaga karhutla dan menjalin koordinasi dengan pengelola tol agar pemadaman dapat dilakukan secara cepat jika terjadi kebakaran.
“Prioritas kita juga di jalur tol wilayah OI, karena asap karhutla bisa mengganggu visibilitas dan keselamatan pengguna jalan. Posko BPBD OI sudah bekerja sama dengan pengelola tol agar jika terjadi kebakaran, tim bisa segera ke lokasi,” terangnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Ramalan Zodiak Hari Ini 21 Oktober 2026, Ada Peluang Baru hingga Urusan Asmara
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 3Kumpulan Link Twibbon Hari Santri Lengkap dengan Cara Membuatnya
- 4Bergerak Naik, Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 21 Oktober 2026
- 5Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini 22 Oktober 2026: Karier, Cinta, dan Keuangan
- 6Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Penerima PKH BPNT di Sini
- 7Tarif Listrik Terbaru Oktober 2026, Berlaku Golongan Subsidi dan Non Subsidi
- 8Ada Demo 2 Tahun Prabowo Gibran Hari Ini di Jakarta, Bawa 5 Tuntutan Karhutla Sampai Biaya Pendidikan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









