OKI Jadi Raja Produksi Ikan di Sumsel, Lampaui Target 82 Ribu Ton

AKURAT.CO SUMSEL Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil mengukuhkan posisinya sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2024.
Dengan produksi mencapai 82.088 ton, OKI berhasil melampaui capaian tahun sebelumnya dan menggeser dominasi kabupaten lain.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumsel Aries Irwan Wahyu melalui Kabid Perikanan Budidaya DKP Sumsel Karina mengungkapkan, total produksi ikan di Sumsel tahun 2024 mencapai 295 ribu ton yang tersebar di 17 kabupaten/kota.
"OKI tahun ini menjadi yang tertinggi dengan produksi 82.088 ton, disusul OKU Timur 56.720 ton, dan Palembang 54.533 ton," kata Karina, Sabtu (21/6/2025).
Pencapaian OKI ini cukup mencolok mengingat pada tahun 2023, kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Lampung ini hanya memproduksi 43.720 ton ikan.
Lonjakan produksi hampir dua kali lipat ini menunjukkan keberhasilan program intensifikasi perikanan budidaya di wilayah tersebut.
Baca Juga: Produksi Ikan Patin Sumsel Melejit, Konsumsi Ikan Warga Masih Rendah
Dari total produksi 295 ribu ton, ikan patin mendominasi dengan kontribusi 98 ribu ton atau sekitar 33 persen. Komoditas ini mengalami peningkatan sangat signifikan dibanding tahun 2023 yang hanya 21.509 ton.
"Ikan patin banyak diproduksi karena permintaan pasar tinggi, terutama untuk diolah menjadi pindang dan produk olahan lainnya," jelasnya.
OKU Timur menjadi sentra produksi patin terbesar dengan 43.193 ton, naik drastis dari 21.509 ton pada 2023. Kabupaten ini bahkan telah ditetapkan sebagai kampung perikanan budidaya modern oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sejak 2024.
Secara keseluruhan, produksi ikan Sumsel tahun 2024 mengalami penurunan dari 326 ribu ton menjadi 295 ribu ton. Namun, penurunan ini tidak mengurangi optimisme sektor perikanan daerah.
"Memang terjadi penurunan total produksi, tapi secara kualitas dan jenis komoditas unggulan justru meningkat pesat seperti ikan patin," kata Karina.
Lima besar daerah penghasil ikan terbanyak tahun 2024 adalah OKI (82.088 ton), OKU Timur (56.720 ton), Palembang (54.533 ton), Banyuasin (45.658 ton), dan Musi Banyuasin (12.066 ton).
Komposisi ini berbeda dengan tahun 2023 di mana Musi Rawas masih menduduki posisi teratas dengan 73.712 ton, disusul OKU Timur (56.410 ton), dan Palembang (49.458 ton).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Hadapi 3 Laga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









