Sumsel

Tingkat Melek Huruf Penduduk Sumsel Usia 15 Tahun ke Atas Capai 98,68% di Tahun 2024, Perkotaan Unggul Tipis

Maman Suparman | 10 Mei 2025, 20:00 WIB
Tingkat Melek Huruf Penduduk Sumsel Usia 15 Tahun ke Atas Capai 98,68% di Tahun 2024, Perkotaan Unggul Tipis

AKURAT.CO SUMSEL Data terbaru dari BPS Sumsel pada tahun 2024 menunjukkan tingkat melek huruf penduduk berusia 15 tahun ke atas mencapai angka yang cukup tinggi, yaitu 98,68%.

Angka ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang pendidikan dan literasi di wilayah tersebut.


Berdasarkan kelompok umur, tingkat melek huruf cenderung sangat tinggi di kalangan generasi muda.

Kelompok usia 20-24 tahun mencatatkan angka sempurna 100% melek huruf di perkotaan, dan nyaris sempurna di perdesaan dengan 99,95%.

Secara keseluruhan, kelompok usia 15-24 tahun memiliki tingkat melek huruf yang sangat baik, yaitu 99,95%.

Meskipun demikian, terdapat sedikit perbedaan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Persentase penduduk melek huruf di perkotaan tercatat sebesar 99,37%, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah perdesaan yang mencapai 98,25%.

Perbedaan ini mengindikasikan perlunya upaya pemerataan akses pendidikan dan program literasi di seluruh wilayah Sumsel.

Baca Juga: Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Curanmor, Motor Hilang di Parkiran Butik

Menariknya, tingkat melek huruf pada kelompok usia yang lebih tua, terutama di usia 50 tahun ke atas, menunjukkan penurunan.

Di perkotaan, persentasenya mencapai 97,97%, sementara di perdesaan lebih rendah yaitu 94,42%. Hal ini berkontribusi pada rata-rata melek huruf untuk kelompok usia 45 tahun ke atas sebesar 96,65%.

Secara keseluruhan, data ini memberikan gambaran positif mengenai tingkat literasi di Sumsel.

Namun, perhatian khusus perlu diberikan pada upaya peningkatan melek huruf di wilayah perdesaan dan di kalangan usia lanjut untuk mencapai tingkat literasi yang lebih merata di seluruh provinsi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia