Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai di Palembang, Begini Cara Daftarnya

AKURAT.CO SUMSEL Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah resmi dimulai di Kota Palembang. Sejumlah puskesmas, seperti Puskesmas Basuki Rahmat, Puskesmas Sabokinking, dan Puskesmas OPI Jakabaring, telah membuka layanan ini bagi masyarakat yang berulang tahun.
Kepala Puskesmas Sabokinking, Kiki Ayu Marlina, menyatakan bahwa pihaknya telah siap melayani masyarakat yang ingin memanfaatkan program CKG.
“Mulai hari ini, kami sudah membuka pelayanan CKG bagi warga yang berulang tahun. Masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat atau datang langsung ke puskesmas dengan bantuan petugas,” ujarnya, Senin (10/2/2025).
Untuk mendaftar, peserta diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat utama. Tidak ada batasan bagi warga yang tidak memiliki BPJS Kesehatan, karena program ini terbuka untuk semua lapisan masyarakat.
Program CKG menawarkan berbagai jenis pemeriksaan kesehatan yang disesuaikan dengan kelompok usia dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Bagi bayi baru lahir, pemeriksaan meliputi skrining tiroid dan pemeriksaan dasar kesehatan untuk memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat sejak dini.
“Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi gangguan metabolisme atau kelainan bawaan yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata,” jelasnya.
Baca Juga: 42 Puskesmas di Palembang Siap Layani Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Berulang Tahun
Untuk orang dewasa, tersedia layanan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) untuk mendeteksi dini kanker serviks dan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis) untuk mengetahui risiko kanker payudara.
"Pemeriksaan ini memiliki peran krusial, khususnya bagi wanita berusia di atas 30 tahun, agar dapat segera mengambil langkah pencegahan atau penanganan apabila ditemukan gejala awal penyakit," ujarnya.
Selain itu, kelompok lanjut usia juga menjadi prioritas dalam program ini. Mereka mendapatkan layanan skrining tuberkulosis (TBC), pemeriksaan kesehatan mental, deteksi hepatitis, pengecekan tekanan darah, serta pemeriksaan gigi dan pendengaran.
“Penyakit seperti hipertensi dan hepatitis sering kali tidak menunjukkan gejala di tahap awal, sehingga pemeriksaan rutin sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius,” ungkapnya.
Bagi pasien yang memiliki risiko tinggi (risti) terhadap penyakit jantung dan hipertensi, Puskesmas Sabokinking menyediakan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).
“Pemeriksaan EKG ditujukan bagi pasien dengan risiko tinggi untuk mendeteksi kondisi jantung lebih dini dan menentukan langkah penanganan selanjutnya jika diperlukan,” jelasnya.
Program CKG ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama mereka yang selama ini kurang memiliki akses ke layanan kesehatan.
“Kami berharap inisiatif ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan,” ujar drg. Kiki.
Melalui program ini, pemerintah Kota Palembang berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus meringankan beban biaya medis bagi masyarakat.
“Kami mengundang seluruh warga Palembang untuk memanfaatkan layanan ini. Menjaga kesehatan adalah langkah penting untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









