Sumsel

Gubernur Herman Deru Segera Terbitkan Pergub Percepat Konsorsium Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Maman Suparman | 4 November 2025, 18:55 WIB
Gubernur Herman Deru Segera Terbitkan Pergub Percepat Konsorsium Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan langkah percepatan pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyatakan akan segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar pembentukan konsorsium pelaksana proyek strategis tersebut.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Serah Terima Lahan antara Kementerian Perhubungan RI dan Pemerintah Provinsi Sumsel, yang dilakukan pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Griya Agung Palembang. 

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Todotua Pasaribu, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, dan Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian.

Herman Deru menjelaskan, Pergub yang segera diterbitkan akan menjadi payung hukum bagi PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) untuk membentuk anak perusahaan dalam rangka menjalankan proses konsorsium.

“Dalam minggu ini Pergub akan kita terbitkan agar PT SEG bisa membentuk anak perusahaan dan memulai proses konsorsium,” ujar Herman Deru dalam rapat koordinasi tindak lanjut di Palembang, Selasa (4/11/2025).

Konsorsium pembangunan pelabuhan akan melibatkan tiga perusahaan besar, yaitu PT Pelindo, PT Samudra Pasai, dan PT Sumsel Konstruksi Utama (SKU).

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswi SDN 150 Palembang, Empat Saksi Sudah Diperiksa

Masing-masing perusahaan akan memegang porsi saham 51 persen, 30 persen, dan 19 persen, sesuai skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

Menurut Deru, pembangunan Pelabuhan Palembang Baru tidak menghadapi kendala berarti, namun memerlukan percepatan dan sinergi seluruh pihak.

“Tidak ada kendala besar, hanya butuh akselerasi dan motivasi bersama agar proyek ini cepat berjalan,” tegasnya.

Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi pelabuhan samudera pertama di Sumatera Selatan yang mampu melayani kapal berukuran besar dan menjadi simpul logistik strategis untuk perdagangan antar pulau maupun ekspor.

Proyek ini juga diharapkan menjadi simbol transformasi ekonomi Sumsel menuju kemandirian logistik dan industri.

Pemerintah Provinsi Sumsel memastikan pembangunan dilakukan sesuai dengan kaidah lingkungan dan tata ruang. Kawasan mangrove di sekitar lokasi akan tetap dijaga dengan konsep ecopark terintegrasi.

Deru menambahkan, rapat koordinasi lintas sektor akan digelar secara berkala untuk memantau perkembangan proyek.

“Minggu ketiga atau keempat November nanti akan ada pertemuan lanjutan untuk mengevaluasi progres,” ujarnya.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia