Sumsel

Dua Menara Masjid Cheng Ho Palembang, Pesan Islam Tentang Hubungan dengan Allah dan Sesama

Maman Suparman | 10 Maret 2025, 19:00 WIB
Dua Menara Masjid Cheng Ho Palembang, Pesan Islam Tentang Hubungan dengan Allah dan Sesama

AKURAT.CO SUMSEL Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Ho Palembang tidak hanya menjadi ikon arsitektur dengan perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan Arab, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam dalam setiap bagiannya.

Salah satu unsur yang paling menarik dari masjid ini adalah dua menara yang diberi nama "Habluminallah" dan "Habluminannas".

Dua menara tersebut bukan sekadar elemen estetika, tetapi memiliki makna mendalam dalam ajaran Islam. "Habluminallah" merujuk pada hubungan manusia dengan Allah, sedangkan "Habluminannas" menggambarkan hubungan manusia dengan sesama.

Konsep ini mencerminkan ajaran Islam yang menekankan keseimbangan dalam beribadah kepada Allah sekaligus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Ketua Masjid Cheng Ho Palembang, Ustaz Yanto, menjelaskan bahwa filosofi ini menjadi dasar utama dalam pembinaan jamaah, terutama bagi para mualaf.

“Masjid Cheng Ho ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan bagi saudara-saudara mualaf. Filosofi dua menara ini mengajarkan bahwa dalam Islam, ibadah tidak hanya berfokus pada hubungan dengan Allah, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengan sesama manusia,” ungkapnya, Senin (10/3/2025).

Dari segi arsitektur, menara-menara ini didesain menyerupai pagoda berwarna merah, mencerminkan kekuatan dan kestabilan dalam kepercayaan budaya Tionghoa.

Warna hijau sebagai simbol keislaman dan kuning sebagai ciri khas budaya lokal turut melengkapi desain keseluruhan masjid.

“Menara dengan bentuk segi delapan juga melambangkan keberuntungan dan kestabilan menurut filosofi Tionghoa, sementara dalam Islam, angka delapan bisa dihubungkan dengan delapan pintu surga,” tambah Ustaz Yanto.

Masjid yang dibangun pada tahun 2006 ini merupakan salah satu dari beberapa Masjid Cheng Ho yang ada di Indonesia, yang keseluruhannya memadukan unsur budaya setempat.

Keunikan arsitekturnya semakin menegaskan bahwa Islam adalah agama yang mampu beradaptasi dengan berbagai budaya tanpa kehilangan nilai-nilai fundamentalnya.

Keberadaan dua menara dengan filosofi mendalam ini menjadi pengingat bagi setiap muslim yang beribadah di Masjid Cheng Ho Palembang, bahwa keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan sesama manusia adalah kunci dalam menjalani kehidupan yang harmonis dan penuh berkah. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia