Sumsel

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari untuk Hormati Guruh Soekarnoputra

Kurnia | 26 September 2026, 13:24 WIB
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari untuk Hormati Guruh Soekarnoputra
Guruh Soekarnoputra

AKURAT.CO SUMSEL Meninggalnya Guruh Soekarnoputra membawa duka bagi keluarga besar PDI Perjuangan (PDIP). Partai berlambang banteng itu memberikan penghormatan khusus kepada Guruh yang merupakan adik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Guruh dikenang sebagai sosok seniman besar yang memiliki perjalanan panjang di dunia seni. Selain itu, Guruh juga dinilai memiliki kedekatan dengan perjuangan partai.

"Keluarga besar PDI Perjuangan sungguh kehilangan Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan Pejuang Partai. Kita berikan penghormatan terbaik bagi almarhum dengan Protokol Partai," kata Hasto, Sabtu (26/9/2026).

Sebagai bentuk penghormatan, Hasto menginstruksikan seluruh jajaran PDIP untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari.

Instruksi tersebut berlaku untuk seluruh struktur partai, mulai dari DPP, DPD, DPC, PAC, ranting hingga anak ranting.

Baca Juga: 15 Lagu Ciptaan Guruh Soekarnoputra, dari Melati Suci hingga Galih dan Ratna

"Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting agar mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama 7 hari," ujar Hasto.

Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi setelah menjalani perawatan di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 04.16 WIB. Guruh meninggal dunia dalam usia 73 tahun.

Hasto turut menyampaikan kabar duka tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk mendoakan Guruh.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno pada usia 73 tahun," kata Hasto.

Hasto juga meminta masyarakat membuka pintu maaf atas kesalahan dan kekhilafan Guruh selama hidupnya.

"Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum tercinta," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia