Sumsel

15 Lagu Ciptaan Guruh Soekarnoputra, dari Melati Suci hingga Galih dan Ratna

Kurnia | 26 September 2026, 09:00 WIB
15 Lagu Ciptaan Guruh Soekarnoputra, dari Melati Suci hingga Galih dan Ratna
Guruh Soekarnoputra

AKURAT.CO SUMSEL Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai salah satu seniman Indonesia yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan musik dan seni pertunjukan Tanah Air.

Putra Presiden Soekarno tersebut melahirkan banyak karya musik dengan karakter yang kuat.

Lagu-lagunya tidak hanya mengangkat tema percintaan, tetapi juga kehidupan masyarakat, budaya, nasionalisme, hingga dinamika kehidupan di kota besar.

Sejumlah karya Guruh Soekarnoputra juga terus dikenal lintas generasi karena pernah dinyanyikan kembali oleh sejumlah penyanyi ternama Indonesia.

Berikut 15 lagu ciptaan Guruh Soekarnoputra yang dikenal luas:

1. Melati Suci

Melati Suci merupakan salah satu karya Guruh Soekarnoputra yang memiliki makna personal. Lagu ini dibawakan Tika Bisono dan dirilis pada 1980.

Terinspirasi dari bunga melati yang identik dengan Indonesia, lagu tersebut disebut diciptakan Guruh untuk sang ibu, Fatmawati.

Melati Suci juga pernah dibawakan kembali oleh sejumlah penyanyi, termasuk Vina Panduwinata dan Kanya dari kelompok Di Atas Rata-Rata.

2. Lenggang Puspita

Lenggang Puspita menjadi salah satu karya Guruh yang lekat dengan nuansa budaya Indonesia.

Lagu yang dirilis pada 1986 ini pernah dibawakan Ahmad Albar dan kemudian dinyanyikan kembali oleh sejumlah penyanyi, termasuk Afgan.

Versi awal lagu tersebut menghadirkan sentuhan musik etnik Betawi, sedangkan aransemen yang lebih modern membuat Lenggang Puspita tetap dapat dinikmati oleh pendengar generasi berikutnya.

3. Candu Asmara

Candu Asmara merupakan lagu Guruh yang populer melalui suara Cici Paramida.

Dirilis pada era 1990-an, lagu ini mengangkat tema seseorang yang tengah dimabuk asmara.

Cici Paramida membawakannya dengan nuansa dangdut. Lagu tersebut kemudian kembali diinterpretasikan oleh penyanyi lain dengan sentuhan pop dan unsur musik yang berbeda.

4. Zamrud Khatulistiwa

Zamrud Khatulistiwa menggambarkan kekayaan dan keindahan Indonesia.

Karya ini pernah dibawakan Keenan Nasution dan kemudian semakin dikenal ketika dinyanyikan Chrisye.

Pesan mengenai kekaguman terhadap Indonesia menjadi salah satu kekuatan lagu tersebut. Karya ini juga pernah mendapatkan aransemen baru dan melibatkan sejumlah penyanyi Indonesia.

5. Lagu Putih

Lagu Putih merupakan karya Guruh yang dinyanyikan Chrisye.

Lagu ini pertama kali muncul pada 1980 dan kemudian kembali dibawakan Chrisye dengan aransemen berbeda pada awal 1990-an.

Meski mengangkat kisah bernuansa sedih tentang patah hati, musik yang digunakan justru menghadirkan suasana yang lebih ringan dan ceria.

6. Keranjingan Disco

Berbeda dari sejumlah karya Guruh yang mengangkat budaya dan nasionalisme, Keranjingan Disco membawa tema mengenai fenomena sosial pada zamannya.

Lagu ini menyoroti masuknya budaya populer Barat, termasuk tren disko yang digemari sebagian anak muda.

Pada 2019, karya tersebut kembali mendapatkan sentuhan aransemen baru melalui grup musik Geisha.

7. Kenang-Kenangan

Kenang-Kenangan merupakan lagu ciptaan Guruh yang dibawakan kelompok Swara Mahardika.

Karya tersebut mengangkat cerita tentang kenangan masa remaja. Lagu ini kemudian kembali dikenal ketika dinyanyikan Chrisye dan digunakan sebagai bagian dari musik film Puspa Indah Taman Hati.

8. Galih dan Ratna

Nama Galih dan Ratna tentu tidak asing bagi penggemar film dan musik Indonesia.

Lagu ini diciptakan sekaligus ditulis liriknya oleh Guruh Soekarnoputra. Karya tersebut berkaitan erat dengan kisah cinta remaja dalam film Gita Cinta dari SMA.

Chrisye kemudian membawakan lagu ini sebagai bagian dari film Puspa Indah Taman Hati, sekuel dari Gita Cinta dari SMA.

9. Hallo Jakarta

Hallo Jakarta menggambarkan kehidupan ibu kota dengan perpaduan warna musik yang beragam.

Karya ini memadukan unsur city pop, jazz, dan keroncong. Liriknya membawa pendengar pada gambaran Jakarta sebagai pusat kehidupan masyarakat dan ibu kota Indonesia.

Keunikan perpaduan genre tersebut menjadi salah satu ciri menarik dari karya Guruh.

10. Gilang Indonesia Gemilang

Gilang Indonesia Gemilang merupakan karya yang menampilkan semangat dan kebanggaan terhadap Indonesia.

Lagu ini menjadi bagian dari karya Guruh bersama kelompok Swara Mahardika dan dirilis pada 1986.

Nuansa musiknya terdengar ceria dan penuh semangat sehingga memberikan kesan optimistis mengenai Indonesia.

11. Anak Jalanan

Anak Jalanan merupakan salah satu karya Guruh yang dipopulerkan Chrisye melalui album Sabda Alam pada 1978.

Lagu ini mengangkat kehidupan anak jalanan di tengah suasana kota metropolitan.

Karya tersebut juga pernah dikaitkan dengan film Ali Topan Anak Jalanan dan mendapatkan aransemen baru dari Sandy Sandoro pada 2010.

12. Damai

Sesuai dengan judulnya, Damai membawa pesan mengenai harapan terhadap perdamaian.

Lagu ini memiliki karakter musik yang cepat dan ceria, tetapi tetap menyampaikan pesan tentang penantian akan kehidupan yang lebih damai.

Karya tersebut menjadi bagian dari Pergelaran Karya Cipta 1.

13. Nostalgia Hotel Des Indes

Nostalgia Hotel Des Indes menawarkan warna berbeda dari sejumlah lagu Guruh lainnya karena kuat dengan sentuhan jazz.

Lagu yang dinyanyikan Djayusman Joenoes tersebut bercerita tentang kisah cinta sekaligus menghadirkan gambaran kehidupan pada masa lampau.

Judulnya merujuk pada Hotel Des Indes, tempat yang pernah menjadi salah satu lokasi pergaulan masyarakat elite pada masa kolonial.

14. Seni

Seni merupakan lagu Guruh yang dinyanyikan Chrisye dan masuk dalam album Cinta Indonesia.

Lagu tersebut mengangkat arti penting kesenian dalam kehidupan. Musiknya yang ceria membuat pesan mengenai seni disampaikan dengan suasana yang ringan.

15. Jenuh

Terakhir ada Jenuh, lagu yang menggambarkan rasa bosan dan penat dalam kehidupan perkotaan.

Karya yang dirilis pada 1980 ini memadukan unsur pop dan jazz. Melalui lagu tersebut, Guruh menggambarkan sisi lain kehidupan masyarakat yang tinggal di tengah kesibukan kota besar.

Kini, kita hanya bisa menikmati karya-karya ohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau Guruh Soekarnoputra, seniman legendaris sekaligus putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno yang telah berpulang ke sisi yang Esa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia