Sumsel

Kualitas Udara Belum Membaik, Bidokes Polrestabes Palembang Bagikan 5.500 Masker Gratis untuk Pelajar

Deny Wahyudi | 28 Agustus 2026, 16:50 WIB
Kualitas Udara Belum Membaik, Bidokes Polrestabes Palembang Bagikan 5.500 Masker Gratis untuk Pelajar
Kualitas Udara Belum Membaik, Bidokes Polrestabes Palembang Bagikan 5.500 Masker Gratis untuk Pelajar

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang belum membaik membuat kepolisian mengambil langkah pencegahan.

Sebanyak 5.500 lembar masker gratis dibagikan kepada masyarakat, terutama pelajar yang dinilai rentan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masker tersebut dibagikan Sidokkes Polrestabes Palembang bersama Biddokkes Polda Sumsel selama lima hari, mulai Senin (24/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026).

Pembagian masker menyasar sejumlah titik di wilayah Seberang Ulu (SU) I Palembang. Lokasinya meliputi sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga kawasan Masjid Cheng Ho Palembang.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolrestabes Palembang AKBP Aditya Kurniawan bersama Kasi Dokkes Polrestabes Palembang Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo, personel Polrestabes Palembang, Polsek jajaran dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga: Buron Curanmor di Palembang Ditangkap, Motor Korban Ternyata Dijual Rp2 Juta

Sebanyak 4.000 masker dibagikan oleh Sidokkes Polrestabes Palembang, sementara Biddokkes Polda Sumsel turut menyalurkan 1.500 masker.

Kasi Dokkes Polrestabes Palembang Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Sumsel melalui Kapolrestabes Palembang.

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah kualitas udara yang belum membaik.

"Ini khususnya anak-anak sekolah yang rentan terhadap dampak kabut asap akibat karhutla," kata Lebriandy.

Lebriandy menjelaskan pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi dampak buruk udara yang tercemar terhadap masyarakat.

Pelajar menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian karena aktivitas mereka tetap berlangsung di tengah kondisi udara yang kurang baik.

"Kami berharap langkah ini bisa mengantisipasi lonjakan penyakit saluran pernapasan atau ISPA di kalangan masyarakat dan pelajar," ujarnya.

Selain membagikan masker, petugas juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin menjaga kesehatan selama kondisi kualitas udara belum kembali membaik.

Imbauan tersebut juga ditujukan kepada para pelajar dan guru agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.

"Saya imbau, semoga masyarakat, pelajar dan guru terhindar dari dampak kualitas udara yang belum membaik," ungkap Lebriandy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia