Pesawat Militer Kolombia Jatuh Usai Lepas Landas, 66 Orang Tewas

AKURAT.CO SUMSEL Kecelakaan tragis menimpa pesawat militer C-130 Hercules milik Kolombia yang jatuh sesaat setelah lepas landas.
Sedikitnya 66 orang dilaporkan tewas dalam insiden yang terjadi di wilayah selatan, dekat perbatasan Ekuador dan Peru.
Pesawat tersebut membawa total 125 orang, terdiri dari prajurit, awak pesawat, serta personel lainnya. Berdasarkan informasi militer, korban tewas meliputi 58 tentara, enam anggota angkatan udara, dan dua petugas kepolisian.
Sementara itu, puluhan korban selamat mengalami luka-luka dan tengah menjalani perawatan.
Insiden terjadi tak lama setelah pesawat lepas landas dari Puerto Leguizamo. Pesawat dilaporkan gagal menambah ketinggian sebelum akhirnya jatuh dan menghantam kawasan hutan lebat.
Baca Juga: Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Palembang, Garasi Klinik Ludes Dilalap Api
Puing-puing pesawat ditemukan dalam kondisi terbakar, dengan asap tebal masih terlihat di lokasi kejadian.
Kesaksian warga sekitar menyebutkan terdengar ledakan keras dari udara sebelum pesawat jatuh. Beberapa warga bahkan melihat pesawat terbang rendah melintasi permukiman sebelum akhirnya hilang kendali.
Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini.
Ia menyebut kecelakaan tersebut sebagai tragedi besar dan meminta doa bagi para korban serta keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Palembang, Garasi Klinik Ludes Dilalap Api
Hal senada juga disampaikan Presiden Gustavo Petro. Ia menggambarkan kejadian ini sebagai kecelakaan mengerikan dan menyoroti pentingnya pembaruan alat utama sistem pertahanan, meski belum mengaitkan langsung dengan penyebab insiden.
Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Tim investigasi fokus menelusuri kemungkinan gangguan teknis maupun faktor lingkungan, termasuk kondisi landasan dan cuaca saat kejadian.
Lokasi jatuhnya pesawat yang berada di kawasan terpencil menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat. Akses terbatas dan fasilitas bandara yang kecil memperlambat proses evakuasi korban.
Diketahui, pesawat tersebut tengah menjalankan misi menuju wilayah Amazon yang menjadi titik operasi militer dalam beberapa pekan terakhir. Kawasan ini dikenal sebagai area rawan aktivitas kelompok penyelundup narkoba.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden penerbangan militer di Amerika Selatan dalam waktu dekat. Sebelumnya, kecelakaan serupa juga terjadi di Bolivia dengan korban jiwa puluhan orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





