Sumsel

Kapolrestabes Palembang Sebut Korban Pembunuhan di Kontrakan Kurang Terbuka dan Tidak Bergaul

Haris Ma'ani | 13 Juli 2024, 16:53 WIB
Kapolrestabes Palembang Sebut Korban Pembunuhan di Kontrakan Kurang Terbuka dan Tidak Bergaul

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pemuda di Palembang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya, Kamis (11/7/2024) malam.

Menurut Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono, Yundi dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang bergaul dengan masyarakat sekitar.

"Korban tidak bersosialisasi dengan baik di lingkungannya dan selama tinggal di sana lebih menutup diri, " ungkapnya, Sabtu (13/7/2024).

Harryo menambahkan bahwa Yundi sering mendapat stigma negatif dari masyarakat setempat karena kebiasaannya mengambil barang-barang kecil, meskipun bukan barang berharga seperti makanan.

"Jadi bukan bersifat pencurian besar. Ini menjadi pandangan orang selama korban tinggal ditempatnya," jelasnya.

Hingga saat ini, kepolisian masih aktif dalam mendalami kasus pembunuhan terhadap Yundi, yang diduga tewas akibat ditusuk saat tengah mandi.

Meskipun belum ada tersangka yang diidentifikasi, polisi sudah mengumpulkan ciri-ciri pelaku.

Baca Juga: Pemuda Palembang Ditemukan Tewas Akan Dimakamkan di Kampung Halamannya, Hasil Visum Temukan Empat Luka Tusuk

"Meskipun identitas tersangka belum diketahui, penyelidikan kami sedang dipersempit berdasarkan ciri-ciri pakaian yang digunakan pelaku. Kami berharap dapat mengidentifikasi kendaraan yang digunakan tersangka dalam waktu dekat," terang Kombes Pol Harryo.

Pihak kepolisian juga menunggu kedatangan keluarga Yundi dari Ogan Komering Ulu (OKU) untuk memberikan keterangan lebih lanjut yang dapat membantu mengungkap kasus ini.

"Sebelum kejadian, satu minggu sebelumnya, ketua RT sempat meminta informasi mengenai identitas kartu keluarga Yundi. Kami juga menunggu kedatangan keluarga korban ke Palembang untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai permasalahan yang dihadapi Yundi," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto