Sumsel

Pemuda Palembang Ditemukan Tewas Akan Dimakamkan di Kampung Halamannya, Hasil Visum Temukan Empat Luka Tusuk

Deni Hermawan | 12 Juli 2024, 17:59 WIB
Pemuda Palembang Ditemukan Tewas Akan Dimakamkan di Kampung Halamannya, Hasil Visum Temukan Empat Luka Tusuk

AKURAT.CO SUMSEL Yundi Efran, seorang pemuda di Palembang, Sumatera Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya, Jumat (12/7/2024). 

Jenazah Yundi akan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.

Asrodi, ayah Yundi mengungkapkan bahwa jenazah anaknya akan dimakamkan di OKU karena semua keluarga berada di sana.

"Kami baru tiba di Palembang pagi tadi. Yundi sudah lama merantau di Palembang dan tinggal bersama kakaknya," ujarnya, Jumat (12/7/2024).

Sementara, Yeni juga menyebutkan bahwa Yundi tidak pernah membagikan informasi tentang lingkungan pergaulannya di Palembang, sehingga keluarga tidak mengetahui adanya masalah atau ancaman terhadapnya.

"Yundi tidak pernah membagikan informasi tentang lingkungan pergaulannya di Palembang, sehingga keluarga tidak mengetahui adanya masalah atau ancaman terhadapnya," katanya.

Ia juga menjelaskan jika barang-barang yang ada di rumah ternyata tidak ada yang hilang.

"Saya sudah cek. Tidak ada barang yang hilang. Yundi juga tidak punya HP," katanya.

Baca Juga: Tetangga Dengar Jeritan Minta Tolong, Pria di Palembang Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Menurut dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan, dr. Indra Nasution, hasil visum menunjukkan bahwa Yundi mengalami empat luka tusuk di bagian tubuh sebelah kiri, termasuk tangan, leher, dan dada.

Penyebab kematian korban akibat adanya luka tusuk dibagian dada sebelah kiri.

"Diduga luka tusukan dibagian dada tersebut yang paling fatal sehingga menewaskan korban," katanya.

Di sisi lain, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, melalui Wakasat Reskrim Kompol Iwan Gunawan, menyatakan bahwa seorang pemuda ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Palembang.

"Kami belum bisa merincikan secara pasti penyebab dan motif kematian korban. Kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi," ujarnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto