Kisah Persahabatan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono yang Meninggal dalam Pendakian Maut Puncak Carstenz Papua

AKURAT. CO SUMSEL- Sosok Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono ramai diperbincangkan publik setelah keduanya dikabarkan meninggal dalam pendakian maut Puncak Carstenz atau Puncak Jaya Papua.
Mereka dikabarkan meninggal dunia akibat serangan Acute Mountain Sickness (AMS) atau hipotermia saat perjalanan turun setelah berhasil summit di Puncak Carstenz Papua.
Baca Juga: Jelajah Sungai Musi Sambil Ngabuburit Bersama Ketek Wisata Palembang
Lilie dan Elsa mendaki Puncak Carstenz bersama Fiersa Besari dan 12 pendaki lainnya.
Lilie dan Elsa juga dikabarkan tergabung dalam misi Seven Summits dengan tujuan menaklukkan tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Senin 4 Maret 2025, BMKG Prediksi 13 Wilayah Kembali Diguyur Hujan Petir
Pendakian ke Puncak Carstenz ini menjadi upaya mereka untuk menyelesaikan misi tersebut.
Cuaca buruk di puncak gunung dengan ketinggian 4.884 meter di atas laut (mdpl) diduga menjadi penyebab Lilie dan Elsa serta beberapa pendaki lainnya mengalami hipotermia.
Baca Juga: Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik Hingga 14% untuk Mudik Lebaran 2025
Lilie dan Elsa merupakan pendaki veteran yang usianya hampir 60 tahun.
Meski usianya jauh dari kata muda, namun mereka masih aktif melakukan pendakian gunung baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Baca Juga: Herman Deru Minta Dukungan Masyarakat Sumsel: Kami Hanya Manusia Biasa
Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono diketahui telah bersahabat selama 40 tahun.
Persahabatan mereka dimulai sejak bangku SMP dan berlanjut di bangku SMA.
Baca Juga: Harga CPO Naik, Sumsel Raup Pajak dan Bea Keluar Rp39,42 Miliar pada Januari 2025
Saat itulah mereka berdua mulai mendaki gunung bersama.
Namun, hubungan keduanya sempat terputus semasa kuliah.
Lilie Wijayanti alias Mamak Pendaki sibuk kuliah dan melanjutkan karier di Telkom.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Siapkan Open Bidding untuk ASN, Beri Peluang Karier di Pemprov
Sementara Elsa Laksono alias Mamak Gigi pindah melanjutkan kuliah kedokteran ke Jakarta.
Keduanya kembali bertemu saat media sosial mulai marak digunakan.
QBaca Juga: BMKG Prediksi Hujan Masih Mendominasi Sumsel pada Dasarian I Maret 2025
Menurut penuturan Mamak Pendaki di laman akun Instagramnya @mamakpendaki, Elsa Laksono alias si Mamak Gigi adalah sang pemrakarsa dua sahabat itu untuk kembali mendaki gunung.
"Percaya atau tidak, Mak Gigi inilah biang kerok kami mendaki lagi. Saat itu dia berulang tahun ke 50, dan ketika ditanya mau hadiah apa? Jawabannya adalah hiking ke Gunung Semeru. Jadilah kami bersusah payah penuh drama mendaki Gunung Semeru dan gagal." tulisnya mengikuti unggahan video pendakian gunung bersama sang sahabat, Elsa pada 8 November 2024 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 4Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 5Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 6Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 7Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 8Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Menang 2-0 Atas Singapura
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






