Pusri dan PLN Perkuat Sinergi, Jamin Pasokan Listrik Stabil untuk Produksi Pupuk Nasional

AKURAT.CO SUMSEL PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memantapkan langkah strategisnya dalam menjamin ketersediaan energi listrik yang stabil dan berkelanjutan.
Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB).
Acara penandatanganan yang berlangsung di Gedung Wisma Melati PT Pusri Palembang ini menjadi momen penting bagi perusahaan pupuk tersebut untuk memperkuat kesiapan energi, menopang operasional pabrik, dan mendukung pengembangan fasilitas di masa depan.
MoU ditandatangani oleh Direktur Utama Pusri, Maryono, dan General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang. Proses serah terima dokumen dilakukan oleh Direktur Operasi & Produksi Pusri, Sholikin, bersama dengan GM PLN UID S2JB.
Sinergi ini dilanjutkan dengan penandatanganan PJBTL antara SVP Pemeliharaan Pusri, Agung Prasetyanto, dan Manager UP3 PLN Palembang, Henry Nugroho.
Bagi Pusri, kerja sama ini merupakan prasyarat utama untuk menjaga performa produksi yang efisien. Kebutuhan daya tahap awal telah ditetapkan sebesar 13,8 MVA, yang akan melayani perkantoran, perumahan, hingga menunjang operasional inti pabrik.
Pihak Pusri juga menyampaikan bahwa suplai listrik tahap pertama ini berpotensi meningkat hingga 20 MVA seiring dengan pertumbuhan kebutuhan pabrik.
Direktur Operasi & Produksi Pusri Palembang, Sholikin, menekankan bahwa pasokan energi yang andal adalah kunci kelancaran produksi.
“Kerja sama dengan PLN ini sangat strategis bagi Pusri. Kelancaran proses produksi pupuk bergantung pada pasokan energi yang stabil dan handal. Kami berharap MoU dan PJBTL ini dapat meningkatkan efisiensi operasi serta memastikan kontinuitas pasokan energi untuk mendukung target produksi perusahaan. Pada tahap pertama, Pusri membutuhkan suplai listrik PLN hingga 20 MVA,” jelas Sholikin, dalam keterangan yang diterima, Senin (1/12/2025)
Dalam upaya menjamin stabilitas, PLN berkomitmen menyediakan dedicated trafo serta jaringan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) khusus untuk Pusri.
Infrastruktur khusus ini dirancang untuk meningkatkan stabilitas suplai, secara signifikan mengurangi risiko gangguan, dan memastikan setiap lini operasional mulai dari pengolahan bahan baku, operasi unit pendukung, hingga pengiriman produk dapat berjalan tanpa hambatan.
GM PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menyambut baik sinergi ini dan menegaskan dukungan penuh PLN terhadap kebutuhan industri vital nasional.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan PT Pusri Palembang. PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri,” ujar Adhi.
Melalui penandatanganan MoU dan PJBTL ini, Pusri memperkuat landasan operasionalnya agar semakin tangguh dan efisien. Sinergi jangka panjang dengan PLN ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang mendukung roadmap pengembangan Pusri, meningkatkan keandalan energi, dan memperkuat kontribusi perusahaan sebagai pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 2Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik Besok Jumat 18 September 2026, Cek Daftar Wilayah Terdampak
- 4BMKG Prediksi 16 Daerah Sumsel Dilanda Hujan Besok, Sebagian Sejak Pagi Sampai Malam
- 510 Daerah di Sumsel Dilanda Hujan Sore Ini, Sebagian Disertai Petir
- 6Cek Bansos Kemensos, Bantuan Beras 30 Kg September 2026 Siap Disalurkan
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 8Sebagian Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok, Cek Wilayah Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









