Sumsel

Pengamen Angklung Hilang Terseret Arus Sungai Musi di Empat Lawang

Maman Suparman | 24 Januari 2026, 16:45 WIB
Pengamen Angklung Hilang Terseret Arus Sungai Musi di Empat Lawang

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pemuda bernama Madon (20) dilaporkan hilang setelah terseret derasnya arus Sungai Musi di wilayah Lorong Pompa, Kelurahan Tanjung Makmur, Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (24/1/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, tak lama setelah korban selesai mengamen bersama tiga rekannya. Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang menyebutkan, hingga kini korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, Madon bersama tiga rekannya tiba di Tebing Tinggi pada Jumat (23/1/2026) setelah sebelumnya mengamen di wilayah Lahat. Keesokan harinya, mereka memutuskan mandi di tepian Sungai Musi untuk membersihkan diri.

Namun, aktivitas tersebut berujung petaka. Saat berada di sungai, Madon diduga mengalami kesulitan berenang hingga akhirnya terseret arus dan tenggelam.

“Korban diduga tidak bisa berenang sehingga terbawa arus Sungai Musi,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD Empat Lawang, Fero Ananta, mewakili Plt Kalaksa BPBD Hendra Lezi.

Baca Juga: Warga 5 Ulu Palembang Digegerkan Penemuan Jenazah Lansia di Pinggir Jalan

Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus sungai membuat Madon dengan cepat menghilang dari pandangan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke BPBD oleh salah satu rekan korban.

Menerima laporan tersebut, BPBD Empat Lawang langsung mengerahkan 10 personel ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran Sungai Musi dari kawasan pasar hingga Lorong Pompa.

“Tim Pusdalops-PB saat ini masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai,” tambah Fero.

Madon diketahui merupakan bagian dari kelompok pengamen angklung jalanan yang kerap terlihat beraktivitas di kawasan Tebing Tinggi. Meski bukan warga setempat, keberadaan mereka cukup dikenal oleh masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan menyisir aliran sungai. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia