Sumsel

Ketua DPRD Sumsel Minta Aparat Tindak Tegas Bentrokan Ormas di Palembang

Maman Suparman | 7 Januari 2026, 13:00 WIB
Ketua DPRD Sumsel Minta Aparat Tindak Tegas Bentrokan Ormas di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Ketua DPRD Sumatra Selatan (Sumsel), Andie Dinialdie, meminta aparat penegak hukum bertindak tegas menyusul bentrokan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terjadi di kawasan Jalan Angkatan 45, Palembang.

Peristiwa tersebut berlangsung di depan PS Mall, Selasa (6/1/2026), dan mengakibatkan satu orang mengalami luka hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Bentrokan melibatkan Ormas yang diduga saling serang di lokasi kejadian. Insiden ini terjadi tidak jauh dari Kantor DPRD Sumsel dan sempat menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.

Andie Dinialdie menegaskan penanganan tegas sesuai ketentuan hukum diperlukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah terulangnya konflik serupa. Menurutnya, penegakan hukum yang konsisten merupakan kunci untuk menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat.

“Aparat penegak hukum harus segera menangani persoalan ini secara tegas dan profesional. Penegakan hukum yang konsisten penting untuk menjaga wibawa hukum,” kata Andie, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Osteoporosis Mengintai Usia Muda, Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

Ia menilai bentrokan tersebut mencederai citra Palembang sebagai kota yang dikenal aman dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Andie juga mengimbau seluruh pihak menahan diri dan tidak terpancing konflik horizontal yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini, apalagi sampai menimbulkan korban luka. Palembang adalah kota yang menjunjung tinggi ketertiban dan kedamaian,” ujarnya.

Selain penegakan hukum, Andie juga mendorong Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang melalui Kesbangpol Linmas untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap ormas.

Ia menekankan pentingnya mengembalikan peran ormas sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

“Ormas harus kembali pada fungsi strategisnya, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, terutama persatuan dan kesatuan. Tidak boleh keluar dari koridor hukum dan norma sosial,” tegasnya.

Sementara itu, petugas Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwin, mengatakan bentrokan tersebut diduga dipicu sengketa lahan parkir di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab dan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia